Bagikan:

JAKARTA - Selepas kepergian Patrick Kluivert dan jajaran asistennya dari Timnas Indonesia, sejumlah nama mencuat untuk mengisi kursi pelatih Skuad Garuda.

Nama Shin Tae-yong kembali digaungkan para pencita sepak bola Tanah Air. Dalam sebuah wawancara dengan Goalpost, pelatih asal Korea Selatan itu pun sangat terbuka untuk menukangi Timnas Indonesia lagi.

Bahkan, Shin Tae-yong memprioritaskan Timnas Indonesia jika banyak tawaran yang datang kepadanya. Menurutnya, Skuad Garuda punya tempat spesial.

Karena itu, dia menjadikan Timnas Indonesia di daftar teratas meski ada tawaran dari pihak lain yang lebih tinggi.

"Kalau nanti ada tawaran tentu saya akan pertimbangkan. Namun, prinsip saya, kalau ada tawaran yang baik, saya terbuka ke mana saja."

"Jujur saja, hati saya akan tetap condong ke Indonesia. Bahkan, kalau ada tawaran yang sedikit lebih baik dari negara lain, tapi Indonesia menawar dengan niat sungguh-sungguh, Indonesia akan selalu jadi pilihan pertama saya," tuturnya.

Sejauh ini, Shin Tae-yong lebih lanjut mengaku belum ada tawaran dari PSSI.

"(Tawaran) dari Indonesia? Tidak. Belum pernah ada telepon atau tawaran resmi sama sekali. Belum ada sama sekali," tutur Shin Tae-yong.

Shin Tae-yong didatangkan pada Desember 2019 dengan kontrak empat tahun. Dia membawa Timnas Indonesia melangkah hingga Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Namun, di tengah perjalanan, Shin Tae-yong didepak pada Januari 2025 dan digantikan Patrick Kluivert untuk melanjutkan empat laga sisa Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Terlepas dari kiprahnya di level senior, Shin Tae-yong hampir membawa Indonesia U-23 menempati peringkat keempat Piala Asia U-23 2024, tapi kalah melawan Guinea di playoff Olimpiade Paris 2024.

Menjadi semifinalis Piala Asia U-23 juga menjadikan Shin Tae-yong mencatatkan sejarah buat Timnas Indonesia U-23.

Sebelumnya di Piala Asia U-23, pelatih asal Korea Selatan itu juga menorehkan sejarah lain dengan membawa Timnas Indonesia ke babak 16 besar untuk kali pertama.