YOGYAKARTA – Tolak peluru merupakan salah satu cabang olahraga atletik. Olahraga ini dilakukan dengan cara menolak atau mendorong peluru logam berbentuk bola dengan satu tangan. Teknik dasar tolak peluru harus diterapkan dengan benar agar bisa melempar peluru sejauh mungkin dari titik tolakan.
Olahraga tolak peluru membutuhkan kombinasi kekuatan fisik dan teknik yang tepat agar atlet dapat melontarkan peluru sejauh-jauhnya dari titik tolakan.
Teknik Dasar Tolak Peluru
Disadur dari Buku Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan SMP/MTs Kelas VII terbitan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, terdapat 4 teknik dasar tolak peluru yang harus dikuasi atlet. Keempat teknik tersebut yakni teknik pegang peluru, teknik badan, teknik menolak peluru, dan teknik badan setelah menolak peluru.
BACA JUGA:
Berikut cara melakukan empat teknik dasar tolak peluru agar dapat melontarkan peluru sejauh mungkin dari titik tolakan.
- Teknik Pegang Peluru
Teknik dasar tolak peluru yang pertama adalah teknik memegang peluru. Untuk melakukannya, perhatikan langkah-langkah berikut:
- Letakkan peluru di telapak tangan bagian atas dan pegang dengan jari tangan.
- Gunakan jari kelingking dan ibu jari untuk memegang dan menahan peluru dari samping supaya peluru tidak tergelincir ke arah luar.
- Letakkan peluru dari bahu dan menempel di leher. Angkat siku ke sampung agak serong ke depan.
- Usahakan seluruh badan dan tangan rileks atau tidak kaku dengan tangan dan lengan. Hal ini untuk membantu menjaga keseimbangan
- Teknik Badan
Teknik dasar tolak peluru yang kedua adalah teknik badan. Berikut cara melakukannya:
- Berdiri tegak dengan posisi tubuh menyamping ke arah tolakan. Pastikan kedua kaki terbuka.
- Posisikan kaki kiri lurus ke depan dan kaki kanan dengan lutut dibengkokkan ke depan sedikit agak serong ke samping kanan.
- Badan dicondongkan sedikit ke samping kanan, agar badan bertumpu pada kaki kanan. Tangan kanan memegang peluru di bahu atau pundak, tangan kiri dengan siku dibengkokkan berada di depan dengan posisi agak sorong ke atas lemas.
- Jaga kesimbangan dengan tangan kiri dan tujukan pandangan kea rah tolakan.
- Teknik Menolak Peluru
Teknik dasar tolak peluru yang ketiga ini dilakukan dengan cara berikut:
- Tarik siku serong ke atas belakang atau ke arah samping kiri bersamaan dengan badan yang memutar kea rah tolakan. Bersamaan dengan itu, putar pinggul, pinggang, dan perut ke depan agak ke atas hingga dada terbuka menghadap ke depan serong kea rah atas tolakan.
- Berikutnya, angkat dagu atau tengadahkan dan pandangan menuju arah tolakan.
- Setelah menghadapkan badan kea rah tolakan. Tolakkan peluru dengan cepat dan kuat ke atas arah tolakan seperti parabola, bersamaan dengan bantuan tolakan kaki kanan.
- Teknik Badan Setelah Menolak Peluru
Teknik dasar tolak peluru yang terakhir yakni teknik badan setelah menolak peluru logam. Berikut cara melakukannya:
- Setelah melakukan tolakan peluru, turunkan kaki ke posisi semula dengan lutut agak dibengkokkan.
- Kaki kiri diangkat ke belakang lurus dan lemas untuk membantu menjaga keseimbangan.
- Badan condong ke depan, dagu diangkat, badan agak miring ke samping kiri, pandangan ke arah jatuhnya peluru.
- Tangan kanan dengan siku agak dibengkokkan berada di depan sedikit agak di bawah badan, tangan atau lengan kiri lemas lurus ke belakang untuk membantu menjaga keseimbangan.
Demikian informasi tentang teknik dasar tolak peluru. Dapatkan update berita pilihan lainnya hanya di VOI.ID.