Bagikan:

JAKARTA - Belanda mendapat kritikan keras gara-gara hanya menang 4-0 lawan tim lemah Malta di pertandingan Grup G kualifikasi Piala Dunia 2026. Pelatih Ronald Koeman memilih mengabaikan kritik dan fokus menghadapi laga berikutnya melawan Finlandia.

Kritikan tajam mengalir deras menyoal penampilan Belanda yang tak memuaskan dalam laga di Stadion National, Ta’Qali, Jumat, 10 Oktober 2025 dini hari WIB. Tidak hanya pandit sepak bola di televisi tetapi juga media lokal yang mengritik performa tim Oranje.

Belanda memang mengawali laga secara tak meyakinkan. Mereka nyaris kebobolan akibat blunder kapten Virgil van Dijk di menit awal pertandingan. Belanda baru bisa memecah kebuntuan setelah mendapat hadiah penalti yang dituntaskan Cody Gakpo.

Ini menjadi satu-satunya gol di babak pertama. Belanda baru bisa menambah tiga gol di babak kedua melalui Gakpo yang mencetak brace, Tijjani Reijnders dan Memphis Delay.

Kemenangan 4-0 mengantarkan tim Oranje kian kukuh di puncak klasemen Grup G. Unggul tiga poin dari pesaingnya, Polandia dan Finlandia.

Meski mendapat kritikan atas performa tak meyakinkan Belanda, namun Koeman tak peduli. Menurut dia tim justru bermain bagus. Ini yang menjadikan dia tak mempersoalkan kritikan tersebut.

“Kami menang 4-0. Jadi itu hasil yang memuaskan. Hasil itu tak membuat saya frustrasi dan kecewa. Tetapi kami memang seharusnya memetik hasil lebih baik,” ucap Koeman.

“Menurut saya kami tetap mengawali dengan baik meski kami memberi peluang kepada Malta di menit-menit awal pertandingan,” ujar Koeman menunjuk kesalahan Van Dijk saat melakukan back pass.

Koeman menuturkan meski sempat mendapat tekanan di menit pertama pertandingan, namun tim langsung mendapatkan solusi.

Hanya mereka seharusnya memang harus segera mengatasi tekanan lebih cepat. Meski demikian, tim akhirnya bermain maksimal sepanjang 90 menit pertandingan.

“Tim lawan memang melakukan tekanan di menit awal dan seharusnya kami sudah mendapatkan solusi lebih cepat. Lalu kecepatan mereka menurun. Sebaliknya, kami tampil maksimal hingga akhir laga. Tim sesungguhnya bermain bagus. Jadi saya tak peduli dengan kritikan,” ujar dia lagi.

“Anda berhak memberikan kritikkan terhadap kami. Namun saya pun punya hak untuk berpikir secara berbeda,” ucapnya.

Sementara, Van Dijk menuturkan Malta bukan lawan gampang meski menduduki peringkat 166 di ranking FIFA.

“Itulah pertandingan internasional. Dan kami sudah menyelesaikan tugas dengan baik. Kami jelas tak meremehkan mereka. Namun yang jelas kami menang. Itu yang paling penting. Kami menang dan kini fokus pada laga berikutnya,” kata Van Dijk.

Belanda menjamu Finlandia di Stadion Johan Cruijff Arena, Amsterdam, Minggu, 12 Oktober 2025 malam WIB. Bila menang, peluang Belanda lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 kian terbuka.