JAKARTA – Petinju Anthony Yarde percaya diri ia bisa mendapat kesempatan untuk bersaing melawan bintang tinju Meksiko, Canelo Alvarez, tahun depan.
Bulan depan Yarde dijadwalkan untuk menantang petinju tangguh David Benavidez untuk memperebutkan gelar dunia kelas berat ringan WBC.
Benavidez, yang kini menjadi juara dunia di kelas berat ringan dan kelas menengah super, belum pernah kalah dalam pertarungan profesional.
Jika berhasil memenangi duel tersebut maka Yarde memiliki kesempatan untuk terlibat dalam pertarungan yang lebih bergengsi, termasuk melibatkan nama besar Canelo Alvarez.
Yarde mengatakan bahwa Canelo pasti percaya diri melawan dirinya karena dia sebelumnya pernah kalah melawan Sergey Kovalev, petarung yang pernah menderita KO melawan jagoan Meksiko itu.
SEE ALSO:
"Tidak ada yang tahu ke mana alur cerita ini akan mengarah. Bayangkan saja. Anthony Yarde melawan Saul Canelo Alvarez. Pasti gila," ujar Yarde dilansir dari Sky Sport.
Yarde menerima tantangan dalam kariernya dengan terbang ke Rusia untuk bertinju melawan Kovalev dalam pertarungan perebutan gelar juara dunia.
Dia kalah dalam bentrok tersebut sehingga Canelo kemudian bertarung melawan Kovalev yang berstatus sebagai pemenang.
Yarde lalu bertarung melawan mantan juara tak terbantahkan Artur Beterbiev dalam pertarungan seru di London dan kalah lagi. Dengan demikian, dia kini berharap dapat menjadi juara dunia dalam upaya ketiganya.
"Inilah alasan saya terjun ke olahraga ini. Untuk mendapatkan pertarungan terbesar dan terbaik yang tersedia. Itu sudah menjadi karakter saya," kata Yarde.
David Benavidez dari Amerika Serikat tentu bukan lawan mudah buat Yarde. Dia telah menjalani 30 pertarungan dan berhasil menang semua, 26 di antaranya berakhir KO.