Bagikan:

JAKARTA - Hugo Lloris yakin mantan klubnya Tottenham Hotspur telah mengangkat beban di pundak mereka setelah menjuarai Liga Europa.

Dia juga memuji Ange Postecoglou karena mengakhiri penantian 17 tahun Spurs untuk meraih trofi.

Lloris, yang sebelumnya menjadi kapten Tottenham, mengungkapkan kegembiraannya melihat kemenangan 1-0 atas Manchester United di Bilbao bulan lalu.

Namun, pada akhirnya tidak cukup untuk meyakinkan petinggi Spurs mempertahankan Postecoglou setelah musim Liga Inggris terburuk mereka dipastikan dengan finis di posisi ke-17.

"Saya sangat senang. Saya sangat senang untuk klub, untuk orang-orang di klub, untuk para pemain."

"Kami berjuang bertahun-tahun setelah trofi ini. Akhirnya mereka mendapatkannya dan saya pikir mereka pantas mendapatkannya."

"Semoga ini akan membuat beban mereka sedikit lebih ringan untuk masa depan. Saya pikir ini juga saatnya untuk membangun kesuksesan Spurs."

"Meskipun saya bukan lagi pemain Spurs, saya tetap mengikuti berita, tim, dan hasilnya," kata Lloris tentang kemenangan Tottenham di final Liga Europa.

Postecoglou minggu lalu digantikan oleh Thomas Frank sebagai pelatih kepala. Lloris pun mengaku tak terkejut dengan keputusan tersebut.

"Tidak, tidak ada yang mengejutkan saya dalam sepak bola. Namun, pada saat yang sama, sulit untuk mengatakan sesuatu karena saya berada di pihak yang lain."

"Saya tidak tahu apa yang terjadi di dalam klub sehingga sangat sulit bagi saya untuk menilai."

"Jika mereka membuat keputusan ini, itu karena mereka percaya ada pilihan lain yang lebih baik untuk masa depan klub."

"Apa yang dilakukan Ange Postecoglou sungguh luar biasa. Ia membawa trofi Liga Europa ini, ia membawa banyak kegembiraan bagi komunitas Spurs, juga banyak kebanggaan."

"Kita semua harus bersyukur atas hal itu. Saya tidak di sini untuk membahas tentang pilihan (pelatih kepala baru Tottenham)."

"Ia adalah pelatih yang sangat disegani. Ia melakukan pekerjaan yang luar biasa dengan Brentford."

"Sekarang, seperti setiap pelatih, ketika Anda tiba di klub baru, ada lingkungan baru yang harus Anda terima."

"Jika klub memutuskan untuk menunjuknya, itu mungkin karena mereka memutuskan itu yang terbaik untuk masa depan," ujar Lloris.

Kiper asal Perancis tersebut lebih lanjut tak mau bicara banyak soal kehadiran Thomas Frank. Ia memilih untuk merefleksikan perjuangan Spurs bersama Postecoglou, yang mana banyak diterpa berbagai masalah.

"Mereka mengalami musim yang sangat sulit. Mereka juga mengalami banyak cedera yang memengaruhi tim dan penampilan."

"Saya pikir di paruh kedua musim, tampaknya mereka memutuskan untuk mengerahkan segalanya demi Liga Europa."

"Mereka berhasil dan Anda harus memberi selamat kepada mereka karena ini adalah cara lain untuk masuk ke Liga Champions."

"Pada akhirnya, saya tidak tahu, apakah Anda finis di posisi ke-10, ke-14, ke-15, ke-16. Apakah Anda mendapat kesempatan untuk memenangi trofi, tapi di sisi lain itu adalah pencapaian yang luar biasa."

"Saya menjadi bagian dari tim yang sangat kompetitif selama bertahun-tahun dan targetnya adalah mencapai empat besar, tetapi dengan harga berapa?"

"Kami tidak dapat menemukan cara untuk memenangi piala, piala liga, atau bahkan piala Liga Europa, tetapi kami berhasil mencapai empat besar selama bertahun-tahun. Saya tidak tahu, itu semua tergantung pada pandangan klub," tutur Lloris lagi.

Terlepas dari itu, penjaga gawang berusia 38 tahun tersebut meninggalkan Spurs pada Februari 2024 setelah tampil 447 kali dalam 11 tahun.

Dia menjadi starter untuk Los Angeles FC (LAFC) dalam pertandingan Piala Dunia Antarklub 2025 melawan Chelsea pada Selasa, 17 Juni 2025, ketika timnya takluk 0-2.