Bagikan:

JAKARTA – Chelsea berhasil mengamankan tiga poin penting setelah menang tipis 1-0 atas Everton dalam lanjutan Liga Inggris yang berlangsung di Stamford Bridge, Sabtu 26 April malam WIB. Gol tunggal kemenangan The Blues dicetak oleh Nicolas Jackson pada babak pertama, mengakhiri puasa golnya sejak pertengahan Desember 2024.

Pertandingan dimulai dengan tempo sedang, di mana kedua tim saling berhati-hati dalam membangun serangan. Chelsea lebih dominan dalam penguasaan bola, sementara Everton mengandalkan serangan balik cepat. Gol satu-satunya di laga ini terjadi akibat kesalahan lini tengah Everton, yang kehilangan bola di wilayah sendiri. Jackson memanfaatkan peluang tersebut dan melepaskan tembakan tajam yang tak mampu dihalau oleh Jordan Pickford.

Meski unggul, Chelsea tak mampu menambah keunggulan hingga akhir laga. Sejumlah peluang tercipta, terutama lewat aksi individu Noni Madueke yang tampil impresif di babak kedua. Namun, tiga kali upayanya digagalkan oleh penyelamatan gemilang Pickford.

Di sisi lain, Everton bangkit pada 20 menit terakhir dan memberikan tekanan serius. Peluang emas sempat didapatkan oleh Dwight McNeil dan Beto, namun penampilan cemerlang kiper Robert Sánchez memastikan gawang Chelsea tetap perawan. Sánchez bahkan dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan berkat sejumlah penyelamatan krusial, termasuk aksi heroiknya menggagalkan tembakan voli McNeil di menit ke-87.

Pelatih Chelsea, yang menyaksikan pertandingan dari tribun pers, tampak puas dengan hasil ini, meski suporter sempat gelisah karena tim gagal mengunci kemenangan lebih awal. Suasana Stamford Bridge cukup tegang menjelang peluit akhir karena Everton terus menggempur pertahanan tuan rumah.

Kemenangan ini sangat penting bagi Chelsea dalam upaya mereka menembus zona Liga Champions. Sementara bagi Everton, hasil ini memperpanjang rekor buruk mereka yang belum pernah menang di Stamford Bridge sejak tahun 1994.