JAKARTA – China saat ini masih menjadi raja perihal koleksi gelar di ajang Piala Sudirman, turnamen beregu campuran yang akan kembali bergulir pada bulan ini.
Piala Sudirman edisi 2025 akan berlangsung pada 27 April sampai dengan 4 Mei 2025 di Gimnasium Fenghuang, Xiamen, China. Total ada sebanyak 16 negara menjadi peserta, termasuk Indonesia.
Turnamen ini diselenggarakan setiap dua tahun sekali sejak pertama kali dihelat pada 1989 di Jakarta. Indonesia saat itu keluar sebagai juara setelah di babak final mengalahkan Korea Selatan, 3-2.
Itu satu-satunya gelar yang dikoleksi Indonesia dalam sejarah turnamen tersebut. Pencapaian terbaik Indonesia setelahnya adalah enam kali menjadi runner-up (1991, 1993, 1995, 2001, 2005, dan 2007).
Pada awalnya, Piala Sudirman diadakan di tempat yang sama dengan Kejuaraan Dunia pada tahun sama. Namun, Federasi Bulu Tangkis Internasional (BWF) kemudian memisahkannya pada 2003.
BACA JUGA:
Kejuaraan ini menggunakan nama mantan pemain bulu tangkis Indonesia, Dick Sudirman. Format laga Piala Sudirman terdiri dari nomor tunggal putri dan putra, ganda putri dan putra, serta ganda campuran.
Tidak ada hadiah uang yang disediakan dalam turnamen ini, tetapi masing-masing pemain akan mendapat tambahan poin untuk ranking BWF. Selain itu, mendapat trofi ini menjadi gengsi tersendiri buat negara bersangkutan.
Sejauh ini baru ada tiga negara saja yang berhasil menjuarai turnamen tersebut. Selain Indonesia dan China, satu negara lain yang pernah membawa pulang gelar Piala Sudirman adalah Korea Selatan.
China sebagai negara tersukses di turnamen ini total mengoleksi 13 gelar. Mereka datang sebagai juara bertahan setelah pada edisi terakhir 2023—saat mereka menjadi tuan rumah—berhasil menghajar Korea Selatan di final.
Negeri Tirai Bambu itu mendapat gelar pertama mereka pada edisi 1995 di Swiss. Mereka kemudian juara lagi di tiga edisi setelahnya yang berlangsung di Skotlandia 1997, Denmark 1999, dan Spanyol 2001.
Korea Selatan kemudian mendapat gelar ketiga mereka di edisi berikutnya pada 2003 di Belanda. Dua gelar sebelum itu didapat Korea Selatan pada edisi 1991 di Denmark dan 1993 di Inggris.
China kemudian berhasil melanjutkan dominasi mereka di Piala Sudirman dengan enam gelar beruntun dari 2005 sampai dengan 2015 sebelum dipatahkan oleh Korea Selatan pada 2017 yang berlangsung di Australia.
Gelar juara kemudian pindah lagi ke tangan China setelahnya dan masih dipertahankan sampai sekarang. China masih menjadi favorit pada edisi tahun ini karena kekuatan mereka merata di semua sektor.
Selain status tuan rumah, pada Piala Sudirman 2025, China hadir sebagai unggulan pertama. Mereka berada di depan Indonesia yang datang sebagai unggulan kedua dengan target menembus final.
Sementara itu, Indonesia akan memulai perjalanan tahun ini dari Grup D bersama Denmark, Inggris, dan India. Dua negara terbaik di grup akan lolos ke babak perempat final.