Bagikan:

JAKARTA – Trofi bersejarah dari Badminton Asia Mixed Team Championship (BAMTC) 2025 bakal menjadi modal Indonesia untuk menghadapi Piala Sudirman 2025.

Indonesia mendapat gelar juara dari ajang tersebut setelah berhasil mengalahkan tuan rumah China 3-1 di laga final yang berlangsung di Conson Gymnasium, Qingdao, China, pada Minggu, 16 Februari 2025.

Pebulu tangkis spesialis ganda, Siti Fadia Silva Ramadhanti, mengatakan bahwa hasil itu bakal menjadi batu loncatan buat tim untuk menghadapi ajang beregu campuran lainnya ke depan, terdekat Piala Sudirman.

"Pastinya ini akan menjadi batu loncatan untuk Sudirman Cup karena di ajang itu kekuatan tim sangat amat merata dan kuat dari negara-negara lain. Ini modal kami buat di sana," kata Fadia.

Fadia memimpin tim bulu tangkis Indonesia bersama Rinov Rivaldy sebagai kapten ketika Indonesia naik podium tertinggi dan mengangkat trofi Badmiton Asia Mixed Team Championship (BAMTC) 2025.

Pada partai final tersebut Fadia ikut menyumbang poin bersama Rinov ketika turun di laga pertama. Adapun dua poin lainnya diamankan oleh Alwi Farhan dan Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Martin.

Satu-satunya wakil Indonesia yang takluk di pertandingan final adalah Putri Kusuma Wardani. Pebulu tangkis 22 tahun itu kalah melawan Xu Wen Jing dalam pertandingan dua gim langsung.

"Perasaannya pasti senang karena semua tim bermain sangat bagus dan yang tidak diturunkan juga mereka benar-benar mendukung. Kami saling menjaga kekompakan," kata Fadia.

Piala Sudirman 2025 dijadwalkan berlangsung pada 27 April sampai 4 Mei 2025 di Fenghuang Gymnasium, China. Indonesia termasuk salah satu dari 16 negara yang akan berpartisipasi di ajang itu.

Dalam sejarah Piala Sudirman, Indonesia baru satu kali merasakan gelar juara. Satu-satunya gelar tersebut didapat pada edisi perdana, yaitu tahun 1989 yang digelar di Jakarta.