JAKARTA - Pekan ke-32 Serie A mempertemukan dua tim yang tengah berjuang mati-matian di dasar klasemen Serie A, saat Venezia menjamu Monza di Stadio Pierluigi Penzo, Sabtu 12 April. Kedua tim dalam kondisi krisis kemenangan, dan duel ini bisa menjadi penentu nasib mereka dalam upaya menghindari degradasi.
Venezia saat ini menempati posisi ke-19, hanya satu strip di atas Monza yang berada di dasar klasemen. Sejak mengalahkan Cagliari 2-1 pada bulan Desember, tim asuhan Eusebio Di Francesco belum pernah meraih kemenangan lagi dalam 14 laga beruntun. Hasil imbang 1-1 melawan Lecce akhir pekan lalu menjadi hasil positif pertama mereka setelah kalah dari Bologna.
Meski performa defensif Venezia membaik—dengan beberapa laga berakhir ketat—masalah utama mereka tetap pada lini serang. Dalam enam laga terakhir, mereka gagal mencetak gol di empat pertandingan. Dengan selisih lima poin dari zona aman, Venezia membutuhkan kemenangan segera jika ingin menghindari kembali ke Serie B hanya semusim setelah promosi.
Monza, yang kini hanya mengoleksi 15 poin dari 31 pertandingan, tertinggal 11 poin dari posisi aman. Kedatangan kembali Alessandro Nesta sebagai pelatih pada bulan Februari belum membuahkan hasil. Dalam tujuh laga di bawah arahannya, Biancorossi hanya meraih dua hasil imbang dan menelan lima kekalahan.
Sejak kemenangan terakhir mereka atas Fiorentina pada Januari, Monza menderita sembilan kekalahan dari 11 pertandingan. Catatan tandang mereka pun sangat buruk—tanpa kemenangan dalam 11 laga terakhir, termasuk delapan kekalahan beruntun. Rekor tersebut menjadi ancaman serius jelang lawatan ke markas Venezia.
Meski begitu, tuan rumah juga hanya menang sekali di kandang sepanjang musim ini. Maka, laga ini benar-benar menjadi pertarungan hidup mati bagi kedua tim.
BACA JUGA:
Venezia diperkirakan tampil tanpa empat pemain penting akibat cedera, yakni Alfred Duncan, Filip Stankovic, Michael Svoboda, dan Mirko Maric. Jay Idzes, yang jadi andalan di lini belakang, harus waspada karena satu kartu kuning lagi akan membuatnya absen di laga berikutnya.
Hans Nicolussi Caviglia menjadi top skor sementara dengan hanya empat gol, mencerminkan betapa minimnya produktivitas lini depan setelah kepergian Joel Pohjanpalo ke Palermo pada Januari lalu.
Di kubu Monza, Georgios Kyriakopoulos absen karena akumulasi kartu kuning. Dua pemain lain, Andrea Carboni dan Matteo Pessina, masih diragukan tampil. Sementara Stefano Sensi belum pulih dari cedera paha dan diperkirakan absen selama beberapa pekan ke depan. Dany Mota, dengan lima gol musim ini, akan kembali menjadi tumpuan serangan.
Pertarungan di Pierluigi Penzo ini bisa jadi momen terakhir untuk menunjukkan perlawanan dan membalikkan nasib. Siapa yang akan bangkit dari keterpurukan, atau akankah keduanya terus terperosok menuju Serie B?
Perkiraan Susunan Pemain:
Venezia (3-5-2):
Radu; Marcandalli, Idzes, Cande; Zerbin, Perez, Caviglia, Busio, Haps; Oristanio, Fila
Monza (3-5-2):
Turati; Pereira, Izzo, D'Ambrosio; Birindelli, Ciurria, Blanco, Akpro, Caldirola; Mota, Balde