Bagikan:

JAKARTA - Barcelona mengukuhkan posisi di puncak klasemen La Liga Spanyol setelah menang telak 3-0 atas Osasuna di Stadion Olimpic Lluis Companys, Jumat, 28 Maret 2025 dini hari WIB. Barca pun meninggalkan Real Madrid yang menduduki peringkat dua.

Barca tetap menurunkan skuad terbaik meski sebagian pemain masih kelelahan usai memperkuat tim nasional saat jeda kompetisi. Bahkan pelatih Hansi Flick tidak memainkan Raphinha karena membela Brasil di kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Amerika Selatan.

Sedangkan Ronald Araujo yang memperkuat Uruguay hanya duduk di bangku cadangan dan sama sekali tidak dimainkan.

Meski kehilangan beberapa pilar, namun Barca masih terlalu perkasa bagi Osasuna yang berkutat di papan tengah.

Tak hanya itu, permainan agresif Barca membawa mereka sudah unggul saat laga baru memasuki menit 11. Barca pun sukses menang 3-0 yang mengukuhkan posisi mereka memuncaki klasemen dengan mengantungi poin 63.

Barca secara perlahan mulai meninggalkan rival terdekat Madrid dengan keunggulan tiga poin. Sementara, Atletico Madrid yang menempati peringkat tiga memiliki poin 56. Dengan menyisakan 10 pertandingan, persaingan di kompetisi domestik kian ketat.

"Kini setiap pertandingan adalah final. Jadi tidak ada perbedaan di setiap pertandingan. Kami berusaha menghadapinya dengan cepat karena ini sangat penting. Kami meraih tiga poin dan menatap laga berikutnya," kata pemain depan Ferran Torres yang membuka kemenangan Barca.

Barca juga mencatat rekor sebagai satu-satunya tim di lima top liga Eropa yang belum pernah sepanjang tahun 2025. Mereka terakhir kalah pada 22 Desember 2024. Saat itu, Blaugrana yang menjamu Atletico menyerah 2-1.

Sementara, Osasuna gagal memperbaiki posisi setelah tak mampu menambah poin di pertandingan tandang. Osasuna yang memiliki poin 33 masih tertahan di peringkat 14.

Dalam pertandingan ditunda yang seharusnya digelar pada 8 Maret 2025 itu, Flick melakukan banyak perubahan pada komposisi pemain. Bahkan striker Robert Lewandowski mengawalinya dengan duduk di bench.

Torres yang menggantikan dia sebagai ujung tombak mampu menjawab kepercayaan Flick dengan membuka kemenangan Barca di menit 11. Unggul 1-0, Barca kian agresif menekan pertahanan Osasuna.

Alhasil, tuan rumah kembali membobol gawang lawan. Kali ini, Dani Olmo yang menambah gol dari titik penalti di menit 21. Penalti diberikan setelah Olmo yang menerima umpan panjang dari Pedri sesungguhnya berhasil lolos dari jebakan offside. Hanya, dia kemudian dijatuhkan kiper Sergio Herrera sehingga wasit menunjuk titik putih.

Olmo sendiri yang melakukan eksekusi. Hanya saja, sepakannya secara brilian bisa digagalkan Herrera. Hanya, wasit memutuskan penalti diulang karena ada pemain Osasuna yang bergerak masuk kotak penalti sebelum eksekusi dilakukan.

Pada penalti kedua, Olmo tak melakukan kesalahan saat menaklukkan Herrera dan mengubah skor menit 2-0. Skor itu bertahan hingga babak pertama usai.

Di babak kedua, Barca tetap menunjukkan dominasi. Mereka menciptakan banyak peluang tetap gagak dikonversi menjadi gol.

Lewandowski akhirnya berhasil memecah kebuntuan di menit 77. Sundulannya yang menyambut bola silang Fermin Lopez dari jarak dekat membobol gawang Osasuna. Skor berubah menjadi 3-0 dan bertahan hingga pertandingan selesai.