JAKARTA – Ultimate Fighting Championship (UFC) Fight Night 2025 di Indonesia diundur ke tahun depan akibat adanya kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah.
Hal itu dipastikan oleh Direktur Lembaga Pengelolaan Dana Usaha Keolahragaan (LPDUK) atau Inaspro Kementerian Pemuda dan Olahraga, Ferry Yuniarto Kono, saat ditemui di Kemenpora pada Jumat, 7 Maret 2025.
"Jadi, khusus UFC Fight Night itu besar kemungkinan baru akan kami laksanakan pada tahun 2026," kata Ferry.
UFC Fight Night 2025 rencananya digelar di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta. Acara tersebut termasuk salah satu dari beberapa ajang prioritas yang seharusnya diselenggarakan tahun ini.
Akan tetapi, kebijakan efisiensi anggaran dari Presiden Prabowo Subianto untuk semua Kementerian atau Lembaga membuat LPDUK lebih selektif untuk menyelenggarakan ajang olahraga.
BACA JUGA:
Ferry mengatakan bahwa kebijakan tersebut ikut dirasakan oleh Kementerian Pemuda dan Olaharaga (Kemenpora) sehingga beberapa ajang yang sebelumnya masuk rencana digelar tahun ini terpaksa disesuaikan.
"Kami mengikuti arahan Presiden untuk lebih fokus dulu terhadap penanganan gizi buat anak-anak dan lain-lain," katanya.
UFC Fight Night biasanya menampilkan pertarungan yang lebih berfokus pada membangun nama petarung-petarung muda atau mempertemukan petarung papan atas dalam suasana yang lebih santai.
Walaupun tidak selalu menampilkan petarung-petarung papan atas, seperti UFC Pay-Per-View (PPV), UFC Fight Night tetap menyajikan pertandingan-pertandingan yang kompetitif dan menarik.
Seringkali ajang ini menjadi panggung bagi petarung-petarung muda atau yang sedang naik daun untuk menunjukkan kemampuan mereka.