Bagikan:

JAKARTA - Bayern Munchen tak kesulitan menghancurkan Bayer Leverkusen 3-0 dalam laga sesama tim Bundesliga Jerman di 16 besar pertama Liga Champions di Stadion Allianz Arena, Kamis, 6 Maret 2025 dini hari WIB. Striker Harry Kane mencetak brace di pertandingan itu yang membuka peluang Bayern ke perempat final.

Duel dua tim penghuni peringkat pertama dan kedua Bundesliga sudah harus bertemu di babak 16 besar. Leverkusen, selama dua musim terakhir, menjadi kerikil bagi Bayern. Musim lalu, Bayern gagal menjadi juara liga yang direbut Leverkusen. Ini merupakan gelar liga pertama dalam sejarah Leverkusen.

Musim ini, Bayern dan Leverkusen melanjutkan persaingan. Leverkusen menyingkirkan Bayern di babak awal Piala Jerman. Sebaliknya, Bayern menunjukkan keunggulan di kompetisi domestik.

Mereka menduduki puncak klasemen setelah mengantungi poin 61. Disusul Leverkusen yang terpaut delapan poin dengan menempati peringkat kedua.

Saat kedua tim kembali bertemu di kompetisi Eropa, Bayern menunjukkan dominasinya. Tampil di kandang sendiri, tim asuhan Vincent Kompany tercatat tiga kali membobol gawang Leverkusen. Ini merupakan kemenangan pertama dari tujuh pertemuan terakhir dengan Leverkusen.

Kemenangan ini juga memuluskan langkah Bayern ke perempat final. Pasalnya, mereka hanya butuh hasil imbang untuk menyingkirkan Leverkusen pada laga kedua di Stadion BayArena, Rabu, 12 Maret 2025 dini hari WIB.

Di laga itu, Leverkusen gagal menunjukkan penampilan terbaik. Tim asuhan Xabi Alonso yang pernah diincar Bayern sebelum mendatangkan Kompany lebih sering melakukan kesalahan. Bahkan pertahanan mereka begitu mudah ditembus barisan depan Bayern.

Terbukti pertandingan baru berjalan sembilan menit, gawang Matej Kovar sudah kebobolan. Sundulan keras Kane yang menyambut assist Michael Olise membawa Bayern unggul 1-0.

Ini merupakan gol ke-30 dari kapten tim nasional Inggris di berbagai kompetisi musim ini. Gol itu juga mengakhiri kegagalan Kane membobol gawang lawan selama empat laga terakhir.

Dalam posisi tertinggal, Leverkusen sesungguhnya tetap berusaha bangkit. Bahkan tim tamu nyaris menyamakan skor saat Jeremie Frimpong tinggal berhadapan dengan kiper Manuel Neuer, lima menit kemudian. Hanya saja sepakan ari jarak dekat Frimpong yang sudah sendirian di depan gawang gagal menaklukkan Neuer.

Selanjutnya, sundulan Jamal Musiala nyaris memperbesar keunggulan Bayern bila tidak melambung di atas mistar gawang. Keunggulan satu gol Bayern bertahan hingga babak pertama usai.

Di babak kedua, Bayern tetap mendominasi. Sementara, Leverkusen masih belum mampu mengancam pertahanan tuan rumah. Tidak diturunkannya pemain andalan Victor Boniface dan Patrick Schick di laga itu menjadikan lini depan Leverkusen kurang bertaji.

Sebaliknya, Bayern berhasil menambah gol saat kiper Kovar melakukan kesalahan di menit 54. Berawal dari upaya dia menggagalkan tendangan menyilang Joshua Kimmich. Namun bola justru jatuh di kaki Musiala yang kemudian melepaskan tendangan ke gawang.

Bayern pun unggul 2-0. Mereka kian menikmati pertandingan dan memaksa Leverkusen lebih banyak bertahan. Sementara, Leverkusen kian tertekan.

Apalagi, mereka kemudian kehilangan seorang pemain setelah bek Nordi Mukiele melakukan pelanggaran terhadap Kingsley Coman di menit 62. Dia mendapat kartu kuning kedua yang disusul dengan kartu merah.

Bayern memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk menambah gol. Namun mereka hanya bisa melakukannya dari titik penalti setelah Edmond Tapsoba menjatuhkan Kane di kota terlarang. Wasit sempat meninjau insiden itu lewat VAR sebelum menunjuk titik putih.

Eksekusi penalti dituntaskan Kane di menit 75. Skor berubah menjadi 3-0 yang bertahan hingga pertandingan berakhir. Bila lolos ke perempat final, Bayern bertemu Feyenoord atau Inter Milan.