Bagikan:

JAKARTA - Timnas Indonesia bakal menjamu Bahrain dengan kondisi rumput Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) yang terancam belum dalam keadaan sempurna.

Kondisi tersebut disampaikan oleh PT Harapan Jaya Lestarindo, perusahaan yang ditunjuk untuk merawat dan memperbaiki rumput stadion berkapasitas sekitar 78 ribu kursi tersebut.

Timnas Indonesia akan menyambut Bahrain pada 25 Maret 2025 di SUGBK. Pertemuan itu merupakan laga lanjutan Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Sebelum laga itu, persiapan terus dilakukan pihak Pengelola Komplek Gelora Bung Karno (SUGBK), termasuk bekerja sama dengan pihak lain untuk terus memperbaiki kualitas rumput lapangan.

Berbeda dari sebelumnya, kini urusan rumput ditangani oleh PT Harapan Jaya Lestarindo. Dalam perkembangannya, mereka mengatakan bahwa mereka tidak bisa menjamin rumput SUGBK bisa dalam kondisi sempurna untuk Maret 2025 karena waktu perbaikan yang terlalu mepet.

"Waktu yang mepet ini, kami belum bisa berbuat banyak," tulis pernyataan mereka menjawab komentar warganet di Instagram dikutip Selasa, 18 Februari 2025.

Meski demikian, pihak PT Harapan Jaya Lestarindo menyebut rumput SUGBK bisa dalam keadaan prima saat melawan China pada Juni 2025.

Soalnya, ada perbedaan jenis rumput sehingga tak maksimal di laga-laga sebelumnya.

"Insyaallah, saat lawan China sudah jauh lebih baik. Ada jenis rumput lain yang efeknya akan ada spot-spot jenis rumput lain yang berbeda warna dan tekstur."

"Ini insyaallah kami atasi setelah pertandingan lawan Bahrain," tulis PT Harapan Jaya Lestarindo lagi.