JAKARTA – Petinju ternama Indonesia, Daud Yordan, akan naik ring bulan depan melawan petarung asal Australia, George Kambosos Jr, untuk perebutan gelar juara dunia di kelas super ringan.
Pertarungan antara kedua nama tersebut akan berlangsung di tempat asal Kambosos, Sydney, Australia, tepatnya di Qudos Bank Arena pada 22 Maret 2025.
Daud mengatakan bahwa ia tetap giat berlatih untuk pertarungan tersebut di tengah kesibukannya sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia.
"Buat saya, ini bukan hal yang luar biasa karena saya sudah bertahun-tahun terbiasa membagi waktu secara disiplin," kata Daud dalam pernyataan tertulis yang diterima oleh media.
Ini adalah pertarungan ke-49 dalam karier panjang Daud. Dia memiliki rekor impresif 43 kali menang (31 KO), empat kali kalah, dan satu hasil no decision pada 2009 saat melawan Robert Guerrero.
BACA JUGA:
Daud tercatat menjalani duel terakhirnya pada September 2024 melawan Hernan Leandro Carrizo dari Argentina. Dalam bentrokan perebutan gelar juara dunia versi IBA tersebut, Daud berhasil mengamankan kemenangan knockout (KO) di ronde kedelapan.
Bentrokan antara Daud dan Kambosos Jr bakal berlangsung selama 12 ronde. Kambosos Jr merupakan mantan juara dunia kelas ringan IBF, IBO, WBA, dan WBO.
Daud yang berusia 37 tahun jelas lebih tua enam tahun dari lawannnya. Meski demikian, ia percaya diri dan punya motivasi ekstra untuk memenangi pertemuan mereka.
"Saya merasa masih mampu dan masih jauh dari kata selesai di dunia tinju. Saya akan buktikan bahwa usia saya bukan penghalang untuk bertarung secara kompetitif di tingkat dunia."
"Saya akan datang, bertarung, dan pulang membawa gelar kemenangan," katanya.
Selain lebih muda, Kambosos Jr juga hadir dengan rekor yang tidak kalah bagus. Dia memiliki catatan 21 kemenangan (10 KO) dan tiga kali kalah.
Selain itu, dia juga pernah memenangi gelar juara dunia untuk empat badan tinju dunia. Faktor lainnya yang menguntungkan Kambosos Jr adalah dia bertarung di kandangnya sendiri.