JAKARTA – Pemilik dua gelar Grand Slam dan mantan petenis nomor satu dunia, Simona Halep, resmi mengumumkan pensiun dari dunia tenis.
Petenis berkebangsaan Rumania itu membuat keputusan setelah menelan kekalahan 1-6 dan 1-6 melawan Lucia Bronzetti di babak pertama Transylvania Open 2025 pada Rabu, 5 Januari 2025.
"Saya membuat keputusan ini dengan jiwa saya," kata Halep di dalam lapangan setelah pertandingan tersebut, seperti dilansir dari BBC Sport.
Halep, 33 tahun, baru-baru ini sudah mengatakan bahwa ia sedang mempertimbangkan untuk pensiun. Pernyataan itu muncul setelah cedera lutut yang memaksanya mundur dari kualifikasi Australia Open 2025 bulan lalu.
BACA JUGA:
Ajang minggu ini merupakan turnamen kelimanya sejak kembali ke WTA Tour setelah larangan doping, kasus yang berlangsung selama hampir dua tahun lamanya.
Halep mengatakan bahwa dia tidak sepenuhnya meninggalkan tenis yang telah membesarkannya. Hanya saja, dia sudah tidak sanggup tampil di ajang kompetitif.
"Saya akan terus bermain. Namun, untuk ajang kompetitif, itu membutuhkan lebih banyak hal dan saat ini tidak lagi."
"Ini adalah hal yang indah. Saya menjadi petenis nomor satu dunia, saya memenangi Grand Slam. Hanya itu yang saya inginkan."
"Hidup terus berjalan, ada kehidupan setelah tenis. Saya berharap kita akan bertemu lagi," ujar dia.
Halep memenangi Grand Slam pertamanya di Perancis Open 2018. Dia mengangkat trofi setelah kalah di tiga final Grand Slam sebelumnya dengan menekuk Sloane Stephens.
Ia kemudian menang di Wimbledon tahun berikutnya. Saat itu, dia hanya melakukan tiga kesalahan sendiri dalam kemenangan final yang menakjubkan melawan mantan nomor satu dunia Serena Williams.
Total, Halep memenangi 22 gelar WTA Tour dan menghabiskan 64 minggu sebagai petenis nomor satu dunia.
Halep dijatuhi hukuman larangan empat tahun karena dua pelanggaran doping secara terpisah. Dia dinyatakan positif menggunakan zat terlarang pada Agustus 2022.
Dia selalu menyangkal dirinya tidak bersalah dan mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) pada 2024. Hukuman itu kemudian dikurangi sembilan bulan setelah dia dinyatakan menggunakan roxadustat secara tidak sengaja.
Halep kemudian kembali ke WTA Tour pada Maret 2024, tetapi hanya memainkan enam pertandingan hingga 2025. Selama periode comeback dia tercatat hanya menang satu kali.