JAKARTA – Club Brugge akan menjamu Juventus di Jan Breydelstadion pada Selasa malam 21 Januari atau Rabu dini hari WIB dalam lanjutan Liga Champions. Kedua tim saat ini bersaing untuk masuk ke delapan besar klasemen liga fase.
Dengan fase grup hampir selesai, Brugge dan Juventus berada tepat di luar zona otomatis menuju babak 16 besar. Juventus memiliki keunggulan satu poin atas juara Belgia tersebut.
Club Brugge memasuki pertandingan ini dalam performa luar biasa, tanpa kekalahan dalam 18 pertandingan di semua kompetisi, termasuk 15 kemenangan. Terakhir, mereka mengalahkan Beerschot 4-2 pada Sabtu, dengan Gustaf Nilsson mencetak dua gol.
Blauw-Zwart juga mengalahkan Genk 2-1 di semifinal leg pertama Piala Belgia pekan lalu, sekaligus menjaga peluang untuk meraih gelar liga kelima mereka dalam enam tahun terakhir.
Di Liga Champions, Brugge meraih kemenangan dramatis atas Sporting CP berkat gol telat Casper Nielsen. Dengan 10 poin dari enam pertandingan, mereka hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengamankan setidaknya tempat di babak playoff.
Namun, mereka akan menghadapi tantangan besar karena harus mencatat sejarah baru. Tim Belgia terakhir kali mengalahkan tim Italia di Liga Champions adalah pada Oktober 2003, ketika Brugge mengalahkan AC Milan.
Sementara itu, Juventus datang ke pertandingan ini dengan semangat tinggi setelah menang 2-0 atas AC Milan di Serie A akhir pekan lalu. Gol dari Timothy Weah dan Samuel Mbangula menjadi pelipur lara setelah kekalahan di semifinal Supercoppa Italiana.
Namun, konsistensi menjadi masalah besar bagi Bianconeri musim ini. Mereka sering kehilangan keunggulan, termasuk dalam tiga laga liga terakhir sebelum kemenangan atas Milan. Meski demikian, Juventus tetap tak terkalahkan di Serie A dan berada di posisi ke-14 di klasemen liga fase Liga Champions dengan 11 poin.
BACA JUGA:
Dengan hanya dua poin di belakang zona otomatis ke babak 16 besar, tim asuhan Thiago Motta ini akan mencari kemenangan penting di Brugge.
Pelatih Bruge, Nicky Hayen, mendapatkan tambahan kekuatan dengan kembalinya Joaquin Seys dari cedera hamstring, memberikan opsi lebih di sisi kiri. Namun, Zaid Romero masih absen, sementara Andreas Skov Olsen telah hengkang ke Wolfsburg.
Lini tengah kemungkinan besar akan diisi Raphael Onyedika dan Hans Vanaken, dengan Gustav Nilsson atau Ferran Jutgla memimpin lini depan.
Juventus kemungkinan akan memberikan Dusan Vlahovic penampilan starter pertamanya di tahun 2025 setelah tampil sebagai pengganti melawan Milan. Striker Serbia ini telah terlibat langsung dalam delapan gol dari 12 penampilan Liga Champions.
Namun, Juventus harus kehilangan Kenan Yildiz yang cedera otot paha, bergabung dengan Arkadiusz Milik, Juan Cabal, dan Bremer yang lebih dulu absen. Thiago Motta berharap Francisco Conceicao pulih setelah empat laga absen, meski Samuel Mbangula tampil mengesankan di posisinya.
Dengan kedua tim dalam performa solid, pertandingan ini menjanjikan duel sengit untuk memperebutkan tiket ke babak 16 besar Liga Champions.
Perkiraan Susunan Pemain
Club Brugge (4-2-3-1):
Mignolet; Sabbe, Ordonez, Mechele, De Cuyper; Onyedika, Jashari; Vetlesen, Vanaken, Skoras; Jutgla
Juventus (4-2-3-1):
Di Gregorio; McKennie, Kalulu, Gatti, Cambiaso; Locatelli, Thuram; Gonzalez, Koopmeiners, Mbangula; Vlahovic