JAKARTA - Naomi Osaka mengundurkan diri dari pertandingan babak ketiga Australia Open 2025 pada Jumat, 17 Januari 2025, karena cedera setelah kalah di set pertama 6(3)-7 dari Belinda Bencic.
"Agak repot untuk mengatasi (cedera perut) karena jelas undian saya cukup sulit," kata Osaka, seperti dilansir WTA.
"Namun, kami juga melakukan semua yang kami bisa, seperti saya menjalani terapi setiap hari dan hal-hal seperti itu hingga larut malam. Jadi, hari-hari terasa sangat panjang bagi saya."
"Jelas setelah pertandingan terakhir saya, kondisinya menjadi jauh lebih buruk. Jadi, pujian untuknya karena menjadi lawan yang sangat baik," ujar petenis Jepang itu.
"Namun, ya, saya rasa, itu hanya, saya kira, sedikit tak terelakkan, tetapi saya pikir jiwa kompetitif dalam diri saya hanya ingin melihat itu sampai akhir," tuturnya lagi.
Osaka mengawali musim 2025 dengan melaju ke final ASB Classic 2025 di Auckland, Selandia Baru. Di sana, Osaka memenangi set pertama atas Clara Tauson sebelum tiba-tiba mengundurkan diri karena cedera perut.
Osaka terpaksa mengundurkan diri dari tiga turnamen terakhirnya, setelah mengakhiri musim 2024 di China Open dengan cedera punggung saat melawan Coco Gauff.
BACA JUGA:
Bencic, yang bermain di Grand Slam pertamanya sejak melahirkan putrinya, melaju ke babak 16 besar pertamanya di turnamen mayor sejak US Open 2023.
Berhadapan untuk pertama kalinya sejak Miami Open 2022, Osaka unggul 5-3 di set pembuka saat ia mulai mengubah gerakan servisnya untuk mengimbangi ketidaknyamanannya.
Bencic mematahkan servis dan bertahan sebelum Osaka mengambil jeda medis untuk menilai cederanya. Bencic memainkan tiebreak dengan disiplin untuk meraih skor 7-3 setelah 57 menit.
Bencic, peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016, memainkan ajang tingkat tur ketiganya sejak kembali berkompetisi pada Oktober 2024.
Setelah sukses melalui serangkaian ajang ITF dan final di WTA 125 di Angers, Perancis, untuk mengakhiri tahun, ia membuka musim 2025 dengan kemenangan WTA pertama dari penampilannya kembali di United Cup.
Ia membangun kesuksesan itu dengan mencapai babak 16 besar di Adelaide International seminggu kemudian.
"Jika kami tidak masuk ke United Cup sebagai tim Swiss, saya bahkan akan mempertimbangkan untuk tidak bermain di sini, di Australia," kata Bencic.
"Karena saya pikir ini terlalu dini. Namun, saya senang kami datang ke sini," ujarnya.
Bencic (27) akan menghadapi petenis peringkat tiga dunia Coco Gauff di babak keempat. Bintang Swiss itu berusaha mencapai perempat final Grand Slam pertamanya sejak US Open 2021.
"Jelas (Coco) adalah salah satu petenis terbaik di dunia saat ini. Saya sempat menontonnya sebentar ketika saya hanya berbaring di sofa selama sembilan bulan terakhir."
"Tentu saja, ini tentang menang. Itulah mengapa kami ada di sini. Namun, saat ini, saya masih ingin menyebutnya sebagai ujian," ujar petenis berusia 27 tahun itu.
"Saya datang ke sini untuk melihat bagaimana hasilnya. Jelas saya tidak berharap berada di babak keempat."
"Jadi, saya tidak akan mengubah ekspektasi saya berdasarkan hasil di sini," kata Bencic.