JAKARTA - Pelatih Tim Nasional Indonesia, Patrick Kluivert, resmi menggantikan posisi Shin Tae-yong yang dipecat Senin, 6 Januari 2024. Pelatih 48 tahun itu tak menutup mata dengan kesuksesan yang dibuat pelatih asal Korea Selatan tersebut bersama Skuad Garuda.
Saat resmi diperkenalkan sebagai pelatih baru Timnas Indonesia, Patrick Kluivert memuji pelatih sebelumnya, Shin Tae-yong.
Ia menyebut Shin Tae-yong telah menorehkan rekam jejak positif untuk Tim Merah-Putih selama lima tahun terakhir. Dia pun bertekad untuk melampaui pencapaian pelatih 54 tahun itu.
"Shin Tae-yong sudah bekerja dengan baik. Saya ingin mencapai kesuksesan yang lebih besar."
"Orang-orang bisa suka atau tidak suka dengan saya, tapi apalagi yang bisa saya lakukan?" kata Patrick Kluivert saat perkenalan resmi di Hotel Mulia pada Minggu, 12 Januari 2025.
Sejak melatih mulai tahun 2020, ada sejumlah torehan impresif yang berhasil dicapai Shin Tae-yong. Di antaranya ialah peningkatan signifikan peringkat FIFA Timnas Indonesia dari 173 ke 127.
BACA JUGA:
Ia juga membawa Timnas Indonesia untuk pertama kalinya melaju ke fase gugur Piala Asia.
Namun, kini Skuad Garuda berada di bawah arahan nahkoda anyar, yaitu Kluivert. Ada tanggung jawab besar dan tekad sang pelatih untuk melanjutkan perjuangan Timnas Indonesia agar lolos ke Piala Dunia 2026.
"Tentu ingin lolos ke Piala Dunia 2026. Kami harus tajam lawan Australia dan Bahrain. Dari dua pertandingan itu, saya ingin mendapatkan empat poin."
"Tentu saja ada keinginan meraih enam poin, tapi kami harus menghormati lawan," ujarnya.
Pada awal masa kerjanya, Kluivert langsung dihadapkan pada dua agenda besar pada Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Ada empat laga yang mesti dijalani, dua laga tersaji pada Maret 2025 dan dua lainnya pada Juni 2025.
Ia menganggap bahwa empat sisa laga itu seperti partai puncak yang wajib diperjuangkan. Saat sudah berjumpa dengan para pemain, ia mengaku akan menyusun formula terbaik untuk merebut hasil terbaik dari masing-masing laga.
"Tentu pertandingan ini penting, saya katakan bahwa empat laga ini bagaikan final. Karena itu, saya ingin para pemain berlatih dengan baik. Pemain harus berlatih lebih keras dari pemain lain," kata Kluivert.