JAKARTA - Manchester United bertandang ke markas Liverpool, Stadion Anfield, pada Minggu, 5 Januari 2025, malam WIB, dengan inferior.
The Red Devils terpuruk di posisi ke-14 klasemen setelah tiga kali kalah berturut-turut di Liga Inggris tanpa mencetak gol.
Sementara itu, Liverpool unggul enam poin di puncak klasemen dan unggul 23 poin dari Manchester United, yang hanya berada empat posisi dan tujuh poin di atas zona degradasi.
Untungnya, ada catatan sejarah yang mana Manchester United sudah lama sekali tidak pernah kalah empat kali beruntun di liga tanpa mencetak gol.
Terakhir kali rekor negatif itu terjadi pada 1909. Artinya, ada kemungkinan anak asuh Ruben Amorim bangkit dan meraih kemenangan perdananya setelah keempat kekalahan konsekutif di semua ajang, atau paling tidak membawa pulang satu poin dari Anfield.
Amorim juga menegaskan dia dan pasukannya tidak takut dengan profil mengilap Liverpool.
BACA JUGA:
"Kami tahu bahwa ini akan menjadi momen yang sulit dan konteks yang sangat berbeda bagi kedua tim."
"Mereka memiliki basis yang kuat selama bertahun-tahun, tetapi kami bekerja minggu ini untuk memenangi pertandingan. Kami akan mencoba melakukannya."
"Saya hanya fokus pada penampilan. Saya tidak fokus pada kekalahan atau apa yang mungkin terjadi."
"Kami mempersiapkan pertandingan ini untuk menang. Kami tahu apa yang akan kami hadapi. Kami punya lebih banyak waktu untuk berlatih (minggu ini), dua hari berturut-turut. Saya pikir itu bisa membantu kami," kata Amorim.
Persiapan yang dilakukan Amorim salah satunya ialah memberikan dukungannya kepada Joshua Zirkzee, yang dicemooh setelah digantikan hanya 30 menit setelah kekalahan melawan Newcastle United.
Zirkzee langsung masuk ke lorong setelah keluar lapangan dan muncul kembali beberapa saat kemudian di bangku cadangan.
Pelatih asal Portugal tersebut memberi motivasi agar mental Zirkzee siap untuk menghadapi laga berat kontra The Reds.
"Situasinya sama dengan pemain lain. Dia mengalami situasi itu selama pertandingan. Itu sangat sulit bagi pemain mana pun, tetapi itu bisa terjadi."
"Mereka mengerti itu bagian dari sepak bola. Terkadang mereka memiliki momen yang bagus dalam karier mereka, di waktu lain tidak berjalan dengan baik," ujar Amorim lagi.
Manchester United tengah dalam periode buruk menutup 2024. Dalam delapan laga terkini semua ajang, mereka sudah kalah enam kali dan cuma menang dua kali.