Bagikan:

JAKARTA – Petinju kelas berat Oleksandr Usyk cuma memakai jam tangan Rolex palsu hanya beberapa hari setelah ia mendapatkan duit 69 juta poundsterling (Rp1,4 triliun) dari kemenangannya melawan Tyson Fury.

Jam tangan tersebut dibeli oleh Usyk di sebuah pantai di Turki ketika ia tengah mempersiapkan dirinya untuk menjalani duel ulang melawan Fury di Riyadh, Arab Saudi, pada 21 Desember 2024.

Usyk mengatakan bahwa ia memutuskan untuk membeli Rolex yang palsu karena ia tahu tidak akan ada seorang pun yang berani mempertanyakan keaslian jam tangan itu setelah ia mengantongi jutaan dolar sepanjang kariernya.

"Saya sedikit membanggakan diri dan menunjukkan jam tangan saya kepada juru kamera. Itu Rolex buatan China."

"Saya berada di Turki untuk latihan dan melihat orang-orang menjual Rolex di pantai," kata dia dikutip The Sun.

Jagoan asal Ukraina tersebut menang dalam pertandingan ulang melawan Fury untuk mempertahankan gelar kelas berat WBO, WBA, dan WBC miliknya.

Menurut laporan Pravda, petinju kelas berat yang belum pernah terkalahkan itu memperoleh penghasilan yang mencengangkan, yaitu sebesar 86 juta dolar AS atau 69 juta poundsterling dari kemenangan itu.

Petinju berusia 37 tahun tersebut memperpanjang kemenangan menjadi 23 pertarungan. Dengan demikian, dia seharusnya bisa membeli jam tangan mewah dengan rangkaian prestasi itu.

"Saya pikir jika saya membeli satu, tidak ada yang akan menduga bahwa itu palsu. Jadi, saya membelinya seharga 100 dolar AS atau 80 poundsterling," katanya.

Usyk sebelumnya mengalahkan Fury pada Mei 2024 untuk menjadi juara dunia kelas berat tidak terbantahkan pertama kalinya sejak Lennox Lewis pada 1999.

Pertarungan selanjutnya yang kemungkinan akan dijalankan oleh Usyk adalah perebutan juara kelas berat tidak terbantahkan berikutnya melawan pemegang sabuk IBF.

Sabuk IBF saat ini berada di tangan petarung Inggris, Daniel Dubois. Petinju berusia 27 tahun ini akan menjaga gelar itu pada Februari 2025 dengan melawan Joseph Parker dari Selandia Baru.

Dubois pun sudah siap melawan Usyk untuk menjadi juara dunia tidak terbantahkan. Jika skenarionya berjalannya lancar maka duel mereka bisa terjadi akhir tahun 2025.