Jelang Tampil di Final Indonesia Open 2021, Marcus/Kevin: Main Tanpa Beban
Pasangan ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (Foto: DOK ANTARA)

Bagikan:

JAKARTA - Pasangan ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo jadi salah satu harapan Indonesia untuk meraih gelar di ajang Indonesia Open 2021. Mereka sukses mengamankan tiket ke babak final setelah membuat wakil India kandas di babak semifinal.
 
Kantongi satu tiket untuk berebut gelar juara, Marcus/Kevin mengaku tak ingin merasa terbebani. Mereka pun mengaku tak punya persiapan khusus jelang tampil di final, mereka hanya ingin bermain tanpa  beban.
 
“Untuk besok (final hari ini) yang penting persiapan sebaik mungkin, harus maksimal dan main yang terbaik. Serta tanpa beban saja," kata Kevin dikutip dari Antara.
 
Kendati sudah pasti tampil di babak final, tapi usaha keduanya untuk lolos dari semifinal bukan hal yang mudah. Sebab, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty yang merupakan wakil India bukan lawan yang bisa dianggap enteng.
 
The Minion mengakui bahwa mereka harus tampil menekan sejak poin-poin pertama di gim awal.
 
"Bersyukur diberi kemenangan hari ini. Kami bermain lebih cepat dan menekan dari awal," kata Marcus.
 
Dalam pertemuan di Bali International Convention Center, Nusa Dua pada Sabtu, 27 November, Marcus/Kevin berhasil menang setelah melewati dua gim yang melelahkan. Keduanya sukses kandaskan Rankireddy/Shetty dengan skor akhir 21-16 dan 21-18.
 
Kemenangan itu diraih Marcus/Kevin dalam waktu 44 menit. Waktu itu terbilang panjang untuk menuntaskan dua gim, Marcus kemudian mengatakan jika lawan kali ini adalah lawan yg kuat hingga mereka harus terus tampil menekan.
 

 
"Kami tahu pasangan India ini adalah lawan yang tenaganya kuat dan agak keras, kami tidak ada rencana main defend. Dari awal memang langsung menyerang," tutur Marcus menjelaskan.
 
Catatan menang dalam dua gim ini menjadi catatan perdana bagi The Minion, sebab dari lima laga yang dijalani sebelumnya mereka mesti melewati ruber gim untuk amankan kemenangan.
 
"Pastinya menang dua gim memang lebih cepat, tapi tetap tidak mudah juga ya karena tadi sampai sekitar 44 menit lawan mereka," Kevin menceritakan.
 
Dalam babak final yang berlangsung Minggu, 28 November sore ini, Marcus/Kevin sudah pasti akan menghadapi wakil Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. Calon lawan itu terkenal punya pertahanan rapat, jadi Marcus/Kevin harus bisa mensiasati penampilan agar tak dibuat kelelahan dan melakukan banyak kesalahan sendiri.