JAKARTA - Keputusan Noel dan Liam Gallagher bersaudara untuk mengakhiri perseteruan panjang dan menghidupkan kembali Oasis terbukti menjadi langkah bisnis yang sangat menguntungkan.
Lewat laporan tahunan Sunday Times Rich List, duo Gallagher resmi masuk dalam jajaran tokoh musik terkaya di Inggris untuk pertama kalinya. Keberhasilan ini diraih menyusul kesuksesan finansial dari tur reuni global mereka, Oasis Live '25.
Berdasarkan laporan komparatif kekayaan yang dirilis akhir pekan ini, Noel dan Liam berhasil mengumpulkan kekayaan gabungan yang diproyeksikan mencapai 375 juta poundsterling atau berkisar 7,6 triliun rupiah.
Angka tersebut menempatkan mereka di peringkat ke-11 dalam daftar tokoh musik paling kaya di Inggris Raya, sekaligus menjadi pendatang baru yang paling mencuri perhatian tahun ini setelah vakum Oasis dari panggung pertunjukan selama 16 tahun.
Lonjakan pundi-pundi keuangan ini didorong oleh penjualan tiket dan merchandise dari 41 jadwal konser masif yang dimulai di Cardiff dan ditutup di São Paulo.
Meskipun Noel dan Liam Gallagher mencatatkan angka yang mengesankan, musisi paling kaya di Inggris masih dipegang teguh oleh legenda hidup The Beatles, Sir Paul McCartney, bersama istrinya, dengan taksiran kekayaan mencapai 1,055 miliar poundsterling.
Sementara itu, posisi puncak industri musik secara umum dikuasai oleh pebisnis kelahiran Rusia, Sir Leonard Blavatnik, pemilik mayoritas Warner Music Group, dengan total aset senilai 26,852 miliar poundsterling.
BACA JUGA:
Adapun angka kekayaan komprehensif dari 350 individu tertua dan terkaya di Inggris dalam daftar tahun ini secara keseluruhan dipimpin oleh keluarga konglomerat Hinduja Group dengan kekayaan 38 miliar poundsterling.
Keberhasilan finansial Noel dan Liam tampaknya menjadi awal dari babak baru Oasis, mengingat spekulasi mengenai kelanjutan tur dunia pada tahun-tahun mendatang terus berembus kencang di kalangan penggemar.