Bagikan:

JAKARTA - Rapper dan produser legendaris asal Amerika Serikat (AS), Dr. Dre, resmi menyandang status miliarder dan tercatat dalam daftar miliarder dunia versi Forbes tahun 2026.

Loncatan finansial Dre sebenarnya sudah diprediksi sejak Mei 2014, saat ia dan mitranya, Jimmy Iovine, menjual Beats by Dre ke Apple senilai 3 miliar dolar AS.

Saat itu, Dre dengan percaya diri menyatakan dalam sebuah unggahan video, "Mereka perlu memperbarui daftar Forbes, segalanya baru saja berubah."

Namun, perhitungan pajak, pembagian saham, dan biaya operasional membuat status "tiga koma" tersebut baru terealisasi sepenuhnya dalam laporan terbaru tahun ini.

Meski telah mencapai angka fantastis, Dr. Dre harus puas berada di posisi ke-3.332 dalam daftar orang terkaya di dunia. Ia bersanding dengan nama-nama besar lainnya seperti Rihanna, Jared Kushner, hingga pengusaha baja Richard Teets Jr.

Masuknya Dre sekaligus mempertegas dominasi para pesohor di sektor finansial global. Ia menjadi musisi keenam yang berhasil menembus kategori ini, menyusul jejak Jay-Z, Beyoncé, Taylor Swift, Bruce Springsteen, dan Rihanna.

Lonjakan kekayaan di sektor hiburan dan teknologi ini dikonfirmasi oleh Editor Senior Kekayaan Forbes, Chase Peterson-Withorn, yang menyebutkan bahwa tren pasar modal yang didorong oleh kecerdasan buatan (AI) telah menciptakan kekayaan yang sebelumnya tidak terbayangkan.

"Ini adalah tahunnya para miliarder. Planet ini menambah lebih dari satu miliarder setiap harinya selama dua belas bulan terakhir karena ledakan pasar saham bertenaga AI mendorong kekayaan ke tingkat yang sebelumnya tidak terbayangkan," ujar Chase Peterson-Withorn, dikutip Variety, Kamis, 12 Maret.

Selain Dre, sorotan juga tertuju pada Elon Musk yang mempertahankan posisi puncak sebagai orang terkaya yang pernah tercatat dalam sejarah dengan kekayaan mencapai 839 miliar dolar AS.

Sementara itu, di jajaran musisi, Beyoncé juga resmi masuk dalam daftar tersebut meskipun status miliardernya telah diumumkan beberapa bulan lebih awal. Dr.

Dre kini menjadi bagian dari kelompok elit 22 penghibur yang berhasil melintasi ambang batas kekayaan satu miliar dolar, di mana hampir setengah dari mereka baru bergabung dalam tiga tahun terakhir.