JAKARTA - Unit rock asal Jakarta, Stereowall, resmi mengawali langkah baru di belantika musik Tanah Air dengan merilis single teranyar yang berjudul "Sisa Asa".
Peluncuran karya ini bukan sekadar menambah diskografi, melainkan menjadi panggung pembuktian bagi vokalis baru mereka, Zevana Arga, yang resmi didapuk untuk mengisi kekosongan lini vokal setelah kepergian Cynantia Pratita.
"Sisa Asa" hadir sebagai narasi reflektif mengenai keteguhan hati di tengah badai kehilangan. Lagu yang ditulis Ramadhan Satria alias Mamed (bass) ini memotret sisi paling rapuh sekaligus paling kuat dari manusia: keberanian untuk tetap melangkah meskipun harapan tak lagi utuh.
Melalui lirik yang lugas namun sarat emosi, Stereowall mencoba mendefinisikan ulang makna dukungan melalui kehadiran tanpa kata dan pelukan tanpa penjelasan.
Masuknya Zevana Arga ke dalam formasi band yang berdiri sejak 2012 ini membawa angin segar sekaligus ekspektasi tinggi. Zeva, yang memiliki latar belakang kuat di kancah musik rock dan metalcore Surabaya, resmi bergabung pada Desember 2025. Karakter vokalnya yang powerful dianggap mampu memberikan dimensi baru pada identitas musikal Stereowall yang selama ini dikenal energik.
"Lagu ini tentang kebutuhan akan kekuatan, bahkan ketika kata-kata tidak mampu lagi menjelaskan keadaan. Kami ingin menggambarkan bahwa 'asa' itu bisa berbentuk kehadiran sederhana seseorang di samping kita," kata Mamed melalui siaran pers yang diterima VOI, Jumat, 30 Januari.
BACA JUGA:
Pergantian vokalis ini merupakan momentum krusial bagi Stereowall. Sebagaimana diketahui, Cynantia Pratita telah menjadi identitas visual dan vokal band selama bertahun-tahun sebelum akhirnya memutuskan mundur pada November 2025.
Namun, sambutan hangat dari para penggemar terhadap performa perdana Zeva menunjukkan bahwa transisi ini berjalan mulus. Tekstur vokal Zeva yang ekspresif memberikan nuansa emosional yang lebih intens dalam "Sisa Asa", sekaligus menandai arah kreatif yang lebih segar bagi perjalanan band ke depan.
Stereowall yang kini digawangi oleh Rama Mayristha (gitar), Ramadhan Satria (bass), Reiner Ramanda (keyboard/synth), Usay (gitar), dan Zevana Arga (vokal), kembali menunjukkan resiliensi mereka sebagai sebuah grup.
Kini, dengan dirilisnya "Sisa Asa" di berbagai platform musik digital, Stereowall siap membuktikan bahwa mereka belum habis. Karya ini menjadi manifesto bahwa meski formasi berubah, nyawa musik mereka tetap berpijak pada kejujuran rasa dan eksplorasi yang tak terbatas.