Bagikan:

JAKARTA - Unit progresif rock legendaris asal Inggris, Pink Floyd, memberikan kejutan besar bagi para penggemarnya di seluruh dunia. Setelah setengah abad sejak peluncuran album mahakarya mereka pada tahun 1975, band ini akhirnya merilis video musik resmi untuk lagu ikonik "Wish You Were Here".

Video musik yang disutradarai Justin Daashuur Hopkins itu mengusung estetika psikedelik yang kental. Di dalamnya, disuguhkan cuplikan langka para personel Pink Floyd saat berada di studio, momen saat menempuh perjalanan menggunakan kereta bawah tanah London Underground, hingga aksi berlari di Stasiun Westminster.

Hopkins mencampurkan rekaman langsung, animasi, hingga simbolisme acak seperti visual sperma yang berenang menuju sel telur, yang semuanya diproduksi oleh rumah produksi Son&Heir.

Perilisan video ini bertepatan dengan meluncurnya edisi ulang tahun ke-50 "Wish You Were Here" melalui Sony Music pada 12 Desember lalu. Menariknya, album fisik edisi khusus langsung memuncaki daftar album terlaris di Inggris saat ini.

Capaian tersebut mengulang kesuksesan perilisan versi orisinalnya yang sempat merajai tangga lagu di Britania Raya dan Amerika Serikat, di mana album tersebut telah tersertifikasi tujuh juta penjualan di Negeri Paman Sam.

Keberhasilan luar biasa ini sebenarnya lahir dari proses kreatif yang penuh tekanan. Setelah kesuksesan fenomenal "The Dark Side Of The Moon" pada 1973 yang membuat Roger Waters, David Gilmour, Richard Wright, dan Nick Mason menjadi sangat kaya, mereka justru merasa kehilangan arah.

Waters sempat merefleksikan masa-masa tersebut kepada penulis biografi band, Mark Blake. "Kami telah mencapai titik yang kami tuju sejak kami remaja. Kami telah mencapai semua yang ingin kami lakukan. Benar-benar tidak ada lagi yang bisa dilakukan," kenang Waters.

Ia bahkan menggambarkan proses pembuatan album tersebut sebagai sebuah penderitaan. "Itu adalah siksaan, siksaan, siksaan. Tidak ada yang terselesaikan, dan saya sebenarnya tidak ingin berada di sana.”

Kini, para penggemar dapat menikmati warisan sejarah tersebut dalam berbagai format baru. Edisi ulang tahun ke-50 ini tersedia dalam deluxe box set, edisi blu-ray yang menampilkan tiga film konser dari tur tahun 1975, film pendek karya Storm Thorgerson, serta format 3LP dan 2CD yang menyertakan album asli ditambah sembilan lagu bonus dari sesi studio.

Peluncuran visual resmi ini seolah menjadi penutup yang manis sekaligus penghormatan atas perjalanan panjang Pink Floyd yang tetap relevan melintasi generasi.