JAKARTA - Setelah menyelesaikan 41 pertunjukan dalam rangkaian Live ’25, masa depan Oasis kini kembali menjadi tanda tanya besar bagi para penggemar.
Walau tur reuni akbar ini baru saja usai pada 23 November lalu, spekulasi mengenai jadwal konser tambahan, bahkan hingga tahun 2026, telah santer beredar.
Christian Madden, pemain kibor dalam tur reuni Oasis, mengaku bahwa pertanyaan mengenai lanjutan tur reuni kerap ia dapatkan.
"Saya akan sering ditanya soal itu,” tulis Madden dalam unggahan Substack, dikutip NME, Senin, 1 Desember.
Sejauh ini belum ada kepastian yang dapat diberikan sang kibordis. Ia merasa informasi tersebut tidak untuknya.
“Namun, apakah Anda benar-benar berpikir saya tahu? Saya hanyalah seekor 'semut pekerja' setelah semua dikatakan dan dilakukan,” tambah Madden.
Di lain sisi, sutradara video Oasis mengungkap bahwa tur ini telah dipersiapkan dan melewati pra-produksi selama 14 bulan secara rahasia, dimana para personel telah mengonfirmasi bahwa saat ini akan ada jeda untuk periode refleksi, selagi para penggemar menantikan langkah mereka berikutnya.
BACA JUGA:
Namun, jeda tersebut tidak meredam optimisme penggemar, terutama setelah Liam Gallagher, sang vokalis, berkali-kali memberikan isyarat bahwa band tersebut akan segera membuat pengumuman besar.
Dalam salah satu pernyataannya, Liam bahkan mengatakan kepada para penggemarnya bahwa tur reuni Oasis bahkan belum berjalan secara penuh.
Banyak rumor beredar mengenai pengumuman apa yang akan datang, termasuk potensi kembalinya Oasis ke venue legendaris Knebworth, kemungkinan residensi di markas Manchester City, Etihad Stadium, atau bahkan serangkaian konser lanjutan di Wembley Stadium, London.
Yang sudah dipastikan, sebuah film dokumenter yang mengabadikan proses kembalinya Oasis dan tur comeback ini sedang dalam tahap produksi. Film tersebut diproduksi oleh Steven Knight.