JAKARTA - Paul Stanley melontarkan pandangan skeptisnya mengenak kemungkinan Kiss menggelar konser di arena Sphere, Las Vegas. Ia merasa bahwa panggung futuristik itu akan mengecilkan esensi sejati KISS sebagai band yang dinilainya selalu tampil lebih besar dari kehidupan.
Vokalis sekaligus gitaris Kiss itu merasa gagasan tampil di Sphere—yang telah menjadi sensasi dunia—kurang menarik baginya.
"Sejak Sphere dibuka, orang-orang akan berkata kepada kami, 'Kalian sangat cocok untuk Sphere.’ Saya sebenarnya tidak terlalu yakin dengan ide itu, karena KISS selalu tentang menjadi lebih besar dari kehidupan, dan di Sphere, band ini terlihat seperti perangko,” kata Stanley, dalam sesi tanya jawab di acara KISS Kruise: Landlocked In Vegas, dikutip Blabbermouth, Selasa, 18 November.
Musisi 73 tahun itu berpendapat, fokus di Sphere terlalu tertuju pada layar raksasa yang menakjubkan daripada aksi panggung band itu sendiri, sehingga ia bahkan merasa panggung langsung menjadi tidak terlalu penting.
"Bagi saya, saya rasa Anda bahkan tidak memerlukan live band di sana," katanya. "Orang-orang menonton layar, yang luar biasa—apa yang diprogram, kontennya, sungguh luar biasa, tetapi saya ingin band itu penting. Anda lupa bahwa ada band di panggung kecil itu, jadi saya tidak terlalu yakin bagaimana kami akan melakukannya."
Di sisi lain, Stanley memberikan secercah harapan bagi para penggemar dengan mengonfirmasi upaya serius Kiss untuk kembali menggelar acara serupa KISS Kruise.
BACA JUGA:
"Kami melakukan yang terbaik untuk mendapatkan kapal untuk tahun depan," ujarnya, mengisyaratkan bahwa acara penggemar tahunan mungkin akan berlanjut.
Terkait setlist, Stanley secara tegas membela keputusan Kiss untuk jarang membawakan lagu-lagu "deep cuts" atau lagu-lagu lama yang kurang populer. Ia menyebut lagu-lagu tersebut hanya menarik bagi sebagian kecil penggemar dan seringkali membuat konser menjadi membosankan.
Ia pun menceritakan pengalamannya saat menonton band besar yang hanya memainkan "deep cuts."
"Itu adalah hal paling membosankan yang pernah saya lihat seumur hidup saya," kata Stanley terus terang. "Sejujurnya, alasan lagu-lagu itu 'deep' adalah karena mereka tidak populer, dan mereka tidak sebagus itu. Apakah kami akan menghilangkan 'Detroit Rock City'? Apakah kami menghilangkan 'Love Gun'? Apakah kami menghilangkan 'God Of Thunder' untuk memainkan lagu (yang kurang dikenal]?"
Di penghujung sesi, Stanley memberikan kejutan yang akan membuat fans bersemangat. Ia menyebut adanya materi musik baru yang sedang dikerjakan.
"Anda tidak mendengarnya dari saya, tapi ya, ada beberapa materi baru (yang sedang dikerjakan)," katanya.
"Saya pikir Anda akan sangat bersemangat dan terkejut,” pungkas Paul Stanley.