Bagikan:

JAKARTA - Setelah sukses mengoyak perasaan pendengar dengan karya-karya penuh emosi seperti "Blue Jeans" dan "Whiskey Bottle," GANGGA kembali dengan rilisan tunggal terbarunya, "SHE."

Rilisan ini menjadi single pembuka menuju tahun 2026 yang lebih produktif, sekaligus sebuah eksplorasi bunyi yang membawa pesan mendalam tentang sebuah pemujaan dan penerimaan cinta secara utuh.

Melalui "SHE”, GANGGA mengajak pendengar menyelami makna mencintai seseorang tanpa pengecualian. Bukan hanya mengagumi bagian-bagian terbaik dan terang dari pasangannya, tetapi juga menyambut dan menerima sisi-sisi "gelap" dan kekurangan yang merupakan bagian tak terpisahkan dari proses serta perjalanan hidup seseorang.

Intinya, GANGGA menggambarkan bahwa mencintai adalah merangkul setiap aspek, termasuk hal-hal kecil yang mungkin sepintas terlihat negatif namun menyimpan segudang cerita dan keindahan di baliknya.

“Melalui lagu ini, saya ingin mengatakan bahwa mencintai seseorang dapat dilakukan dari segala aspek dan sudut pandang, mulai dari hal kecil bahkan sampai dari hal yang terlihat negatif dari luar, tetapi mempunyai banyak cerita dan proses di baliknya dan menjadikan semua itu indah,” kata GANGGA dalam keterangannya, Jumat, 14 November.

Lagu yang terdengar begitu reflektif ini lahir melalui proses produksi yang terbilang cepat dan alami. GANGGA banyak menulis lirik lagu ini sendirian, meskipun ia mendapat sentuhan tambahan dari Ray Shabir untuk memoles alur penceritaannya agar lebih sempurna.

Sementara untuk urusan produser musik, GANGGA mempercayakan Rendy Pandugo. Menariknya, kolaborasi keduanya langsung menemukan keselarasan visi.

"Saya dan Rendy sudah tahu lagu ini mau dibawa ke mana, ditambah lagi Rendy dan saya sudah memiliki visi yang sama sejak awal, jadinya proses produksinya terasa lebih mudah," papar GANGGA, menggarisbawahi betapa mulusnya kerja sama mereka.

Secara musikal, "SHE" menandai sebuah eksplorasi baru bagi GANGGA. Lagu ini menyuguhkan sentuhan alternatif dan indie yang kuat, namun tetap mempertahankan nuansa hangat dan melankolis.

Karakteristik tersebut membuat lagu ini sangat cocok didengarkan dalam momen-momen reflektif, entah itu ketika sedang sendirian, dalam perjalanan, di mobil, atau sekadar menikmati malam dan pagi yang tenang dengan headphone di telinga.

Keunikan lagu baru ini tidak hanya berhenti pada lirik dan aransemennya. Artwork yang menyertai "SHE" juga memiliki makna yang kuat dan mendalam. Pada sampulnya, terlihat sosok perempuan yang dikagumi oleh GANGGA.

Baginya, sosok ini memancarkan rasa independen, kuat dan kaya akan cerita dari proses hidupnya. Namun,di balik kekuatan itu, tersimpan pula nuansa misterius akibat batasan-batasan yang ia bangun dari pengalaman masa lalunya.

GANGGA dengan tegas mengatakan bahwa sosok tersebut bukanlah sekadar objek yang dilihat dari luar, melainkan simbol yang mewakili proses dan perjalanan hidup yang indah—sebuah perjalanan yang layak dihargai dan dikagumi sepenuhnya.

Melalui single ini, GANGGA seolah ingin menunjukkan rasa dan warna yang lebih matang dalam karyanya, sekaligus menjadi pembuka untuk rangkaian rilisan berikutnya yang telah ia siapkan dalam waktu dekat.