Bagikan:

JAKARTA - Keluarga mendiang Ozzy Osbourne membongkar sebuah rahasia besar yang menyelimuti masa-masa akhir hidup sang Pangeran Kegelapan.

Vokalis Black Sabbath itu diketahui sempat dilarikan dan dirawat di rumah sakit secara rahasia, hanya dua pekan sebelum tampil dalam pertunjukan perpisahannya bersama Black Sabbath pada 5 Juli lalu.

Kisah tersebut diungkap secara gamblang oleh istri Ozzy, Sharon Osbourne, serta anak-anaknya, Jack dan Kelly, dalam episode perdana The Osbournes Podcast pasca-kematian sang pionir heavy metal.

Keluarga mengakui adanya ketakutan besar saat itu, bahwa kabar masuknya Ozzy ke rumah sakit akan bocor ke publik. Ketakutan itulah yang mendorong mereka mengambil langkah-langkah luar biasa untuk memastikan kerahasiaan tetap terjaga.

"Jadi, kami punya semua pengamanan dan rumah sakit—pihak rumah sakit sangat luar biasa, sungguh—orang-orang di meja depan diberi tahu, 'Tidak ada, jika mereka mencari Ozzy, dia tidak ada di sini. Tidak ada yang diizinkan naik ke atas,' semua hal itu," kenang Sharon, menceritakan detail pengecekan yang ketat.

Kemudian, terdapat seorang pria yang mengaku sebagai saudara Ozzy kepada pihak rumah sakit, dan meminta untuk mengunjungi tempat sang musisi dirawat.

Sharon, yang sedang berada dalam mode paranoid demi menjaga privasi suaminya, langsung yakin bahwa pria tersebut adalah seorang reporter licik yang menyamar sebagai saudara Ozzy, sebab mereka memang belum memberitahu apapun kepada saudara-saudara.

"Jadi, saya mengirim pengamanan ke bawah dan saya berkata, 'Cari tahu siapa pria ini, dia pasti dari pers,'" tambah Sharon. "Mereka bukanlah orang-orang paling sopan di dunia; mereka adalah orang-orang paling mengancam.”

Namun sangkaan tersebut salah besar. Sharon menyebut pria tersebut memang ingin mengunjungi saudaranya yang bernama John Osbourne—nama asli Ozzy.

“Pria ini terus berkata, 'Dia saudara saya, dia tahu saya akan datang.' Setelah mengganggu pria malang ini, (mereka menemukan) ada (pasien) John Osbourne (lain) di rumah sakit, dan pria itu adalah saudaranya. Kami merasa sangat bersalah,” kata istri Ozzy.

Meski menceritakan drama penyembunyian tersebut, pihak keluarga memilih untuk tidak mengungkap secara spesifik alasan mengapa pelantun “Crazy Train” itu harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Adapun, insiden yang baru diungkap itu menambah panjang daftar permasalahan kesehatan yang dialami Ozzy Osbourne dalam beberapa tahun terakhir, termasuk serangkaian operasi tulang belakang akibat terjatuh pada 2019, serta diagnosis penyakit parkinson yang ia terima pada tahun yang sama.

Rawat inap yang dirahasiakan tersebut menunjukkan betapa rentannya kondisi Ozzy jelang pertunjukan terakhirnya, sekaligus mengungkap ironi di balik upaya keras keluarga untuk melindungi privasi sang legenda.