Bagikan:

JAKARTA - Rangga & Cinta hadir sebagai film musikal di 2025 dengan menghidupkan kembali kisah cinta yang ikonik dari dua sedjoli tersebut. Berbeda dari Ada Apa dengan Cinta? yang tayang di awal tahun 2000-an, kali ini memposisikan musik sebagai inti utama untuk menceritakan kisah kedua tokohnya.

Dibintangi oleh El Putra Sarira dan Leya Princy, setiap lagu dalam film ini menggambarkan perasaan setiap karakter, mulai dari kerinduan, kehangatan, hingga dinamika tarik-ulur dalam hubungan romansa.

Suara merdu El Putra Sarira dan Leya Princy menjadi daya tarik utama dari film ini, mereka mengubah lagu menjadi alat untuk mengilustrasikan perasaan, suasana, dan lapisan emosi dari kisah cinta klasik ini.

Spotify membawa kisah kasih Rangga & Cinta lebih dekat dengan para pendengar melalui “Rangga & Cinta: On Aux” — sebuah playlist yang dikurasi langsung oleh Leya dan El, para pemeran tokoh Rangga dan Cinta di dalam film.

Lagu-lagu yang dipilih menggambarkan perjalanan kisah cinta kedua tokoh utama film tersebut. Lewat playlist ini, pendengar dapat menjelajahi kembali cerita cinta Rangga dan Cinta lewat musik, bahkan setelah film berakhir.

Playlist yang terkurasi ini membawa perpaduan lagu-lagu klasik dan baru: dunia Cinta digambarkan melalui Usia 17 (Potret) dan Saturday Night Divas (Spice Girls), sementara sisi Rangga tercermin dalam Benci untuk Mencinta (Naif) dan Sempurna (Andra and the Backbone), dilengkapi dengan lagu yang menjadi theme song untuk filmnya, berjudul Rangga & Cinta yang dibawakan oleh Eva Celia dan Bilal Indrajaya.

Lebih dari sekadar referensi musik, susunan lagu ini juga membantu para pemerannya untuk bisa lebih menghayati karakter masing-masing dengan suasana yang otentik dan mendalam.

Beberapa soundtrack resmi lain dari Rangga & Cinta seperti versi terbaru dari lagu ikonik Suara Hati Seorang Kekasih dari duet El dan Leya, juga lagu Bimbang, dan Kubahagia, berhasil menarik hati para penonton dan sukses masuk dalam tangga lagu Daily Viral Songs Indonesia.

Dua musisi senior, Melly Goeslaw dan Anto Hoed berada di balik berbagai kisah romansa di soundtrack Rangga & Cinta. Mereka mengaransemen ulang soundtrack ikonik AADC untuk generasi masa kini.

“Ketika mempersembahkan Rangga & Cinta yang baru, kami tidak menghilangkan DNA dari musik AADC. Lagu dan liriknya sudah melekat di hati para penonton, jadi kami memastikan esensi aslinya juga tetap terjaga dalam versi musikal,” ujar Melly Goeslaw dalam siaran tertulis, 5 November.

Di luar proses teknis, Melly dan Anto juga terinspirasi oleh adegan, interaksi antar karakter, dan naskah film dalam menciptakan aransemen ulang yang selaras dengan tren musik terkini.

“Ketika kami mengaransemen ulang musiknya, kami selalu berangkat dari emosi yang digambarkan. Perjalanan Rangga dan Cinta dipenuhi oleh ketegangan, kerinduan, dan kehangatan—dan itulah yang kami coba tangkap di setiap lantunannya,” ujar Anto Hoed.

Keduanya melahirkan lagu-lagu baru untuk Rangga & Cinta, menghadirkan kombinasi antara sentuhan nostalgia dan modern. Melalui playlist “Rangga & Cinta: On Aux” di Spotify, kisah cinta legendaris ini beresonansi kembali, menghadirkan hiburan yang menyatukan generasi lewat alunan musik.