JAKARTA - Dua personel Barasuara, Iga Massardi dan Gerald Situmorang, melihat musik dan film telah menjadi dua elemen yang semakin sulit dipisahkan.
Seperti diketahui, Barasuara merasakan dampak positif ketika lagu mereka, “Terbuang Dalam Waktu”, diperkenalkan sebagai original soundtrack (Ost.) film Sore: Istri dari Masa Depan.
Di samping itu, saat nominasi Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2025 diumumkan, Ost film JUMBO mendapat 13 nominasi, yang menjadi capaian tersendiri.
Bagi Iga, posisi musik di karya film menjadi penting, sehingga membentuk sebuah korelasi tersendiri, yang akhirnya memberi dampak kepada orang yang menonton.
“Itu kayaknya dua elemen yang enggak bisa dipisahkan… Kita kan banyak banget tergerak sama elemen musik di dalam film, entah itu berupa soundtrack, entah itu original scoring, atau apapun, sehingga menjadi korelasi,” kata Iga saat ditemui di Blok M, Jakarta Selatan baru-baru ini.
BACA JUGA:
“Memang kita enggak pernah bisa prediksi bagaimana film dan musik akan mendapatkan apresiasi. Tapi kemudian akhirnya ketika itu bergulir dan mendapatkan apresiasi yang baik, semakin jelas bahwa emang musik dan film itu memang dua elemen yang sangat enggak bisa dipisahin,” tambahnya.
Di samping itu, Gerald menggarisbawahi, apa yang terjadi di film Sore dan JUMBO—di mana soundtrack-nya mendapat apresiasi yang baik—memperlihatkan musik bukan sekedar tempelan di karya film.
“Kenapa kita picky untuk lagu kita dijadikan soundtrack? Kita enggak pengen sekedar jadi tempelan yang enggak ada juntrungannya,” pungkas Gerald.