Bagikan:

JAKARTA - Kehadiran Barasuara jadi yang paling ditunggu penonton di konser “Symphonesia Viral: 100% Musik Indonesia” yang berlangsung di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat pada Selasa, 9 Desember.

Adapun, konser yang dipimpin Erwin Gutawa ini mengusung konsep membawakan lagu-lagu viral dari musisi Tanah Air yang berseliweran dan menarik perhatian banyak orang di media sosial.

Barasuara sendiri punya satu lagu viral, “Terbuang Dalam Waktu”, yang menemukan banyak pendengarnya setelah ditampilkan sebagai soundtrack film “Sore: Istri Dari Masa Depan”.

Namun bukan lagu tersebut yang dibawakan pertama. Iga Massardi cs membuka penampilan dengan “Merayakan Fana” dan “Hitam Dan Biru”.

Setelah membawakan repertoar awal, Iga bercerita di hadapan ratusan penonton, bagaimana Erwin Gutawa—yang memimpin orkestra malam itu—juga punya peranan di dua lagu tersebut.

“Sebuah kehormatan untuk kami bisa bermain lagi sama Mas Erwin, untuk kesekian kalinya, semoga ini tidak pernah menjadi yang terakhir,” kata Iga.

“Lagu pertama tadi judulnya ‘Merayakan Fana’ dan yang kedua ‘Hitam dan Biru’. Itu kami ambil dari album ketiga kami, di mana dua lagu tersebut diisi orkestranya oleh Mas Erwin Gutawa,” tambah Iga.

Musisi 40 tahun itu juga mengungkap bagaimana Erwin tidak mengizinkan para personel Barasuara untuk melakukan pratinjau (preview) atas orkestra yang dikerjakan.

“Dan ketika kami dengar hasil rekamannya—beliau merekam langsung di Prague waktu itu—tidak sedikit dari kami yang meneteskan air mata, kayak 'Wah, gila, ternyata melebihi ekspektasi kami.'”

Malam itu, Barasuara masih membawakan dua lagu lagi, “Pancarona” dan “Terbuang Dalam Waktu”.

Selain Barasuara, konser “Symphonesia Viral: 100% Musik Indonesia” juga menghadirkan Adrian Khalif, Rahmania Astrini, dan Barsena Bestandhi.