Bagikan:

JAKARTA - Gala perdana film Dilanjutkan Salah, Disudahi Perih yang digelar di Jakarta turut dimeriahkan grup musik Deredia. Mereka menjadi pengisi soundtrack di film arahan Benni Setiawan tersebut.

Dua lagu Deredia, yakni "Malam Bergelora" dan "Fantasi Bunga" dipilih karena memiliki unsur klasik yang dirasa cocok dengan filmnya.

"Padahal lagunya bukan lagu lama, tapi memang 'vibe'-nya mendukung," kata Benni mengutip ANTARA, 18 September.

Benni mengatakan keputusannya memilih lagu Deredia juga didukung oleh pemilik ide cerita Garin Nugroho (penulis skenario) dan Bambang Drias (produser), sebelum produksi atau syuting film "Dilanjutkan Salah, Disudahi Perih" dilakukan.

"Lagu itu dipilih sebelum syuting, saya tanya mas Garin, mas Garin bilang dia suka lagunya," lanjut Benni.

Lagu "Malam Bergelora" dirilis pertama kali sebagai singel pada 2023 oleh grup yang kala itu diawaki oleh Louise Monique (vokalis), Raynhard Lewis (kibordis), Yosua Simanjuntak (gitaris), Papa Ical (pembetot bass), dan Aryo Wicaksono (penabuh drum).

"Malam Bergelora" hadir dalam album yang kedua mereka bertajuk "Bianglala" dengan mengisahkan sepasang kekasih yang tengah menikmati indahnya langit bertabur bintang di sebuah taman berangin sejuk.

Sedangkan lagu "Fantasi Bunga" adalah lagu dari album pertama grup Deredia yang bertajuk "Bunga & Miles" pada 2016.