Bagikan:

JAKARTA - Sutradara Benni Setiawan kembali dengan film drama-nya, yaitu sebuah film komedi romantis berjudul Dilanjutkan Salah, Disudahi Perih. Judul ini juga merupakan kolaborasinya dengan Garin Nugroho yang kali ini duduk sebagai penulis naskah.

Di jajaran pemain, Kevin Ardilova dan Mikha Tambayong menjadi pemeran utama. Keduanya dipercaya membawakan serangkaian adegan romansa yang menggelitik untuk film ini.

Selain itu, film ini juga diperankan Tissa Biani, Ibrahim Risyad, Cut Mini, Dewi Gita, Tike Priatnakusumah, Yeyen Lidya, TJ, dan sebagainya.

Film Dilanjutkan Salah, Disudahi Perih menceritakan Alfa (Mikha Tambayong) dan Darian (Kevin Ardilova), pasangan muda yang penuh ledakan dalam hubungan. Suatu hari, Darian kepalang emosi dan memberi talak kepada Alfa, langsung talak tiga.

Alfa yang tidak terima, memilih untuk pergi dari rumah. Di tengah proses perbaikan, ternyata Darian baru tahu bahwa Alfa harus menikah dengan pria lain jika ingin kembali dengan Darian. Kemudian, sang suami mulai membantu mencari calon baru Alfa.

Alfa akhirnya bertemu dengan Zainun (Ibrahim Risyad), anak dari teman ibu-nya Alfa (Cut Mini). Darian dan Alfa menyembunyikan tujuan mereka sementara Alfa tetap menikah dengan Zainun.

Di awal pernikahan mereka, Alfa justru menemukan kenyamanan dari Zainun, sesuatu yang tidak pernah diusahakan oleh Darian. Hal itu membuat Alfa berpikir untuk melanjutkan hubungan dengan Zainun atau kembali ke Darian.

Film Dilanjutkan Salah, Disudahi Perih hadir sebagai komedi romansa yang segar, sesuatu yang masih terbilang jarang diramaikan di industri film Indonesia. Sisi komedinya ditampilkan oleh dua pemeran utama membuat dinamika mereka sebagai pasangan muda yang semangat bisa tergambar.

Dialognya tidak rumit, meski beberapa kali terdengar menggelikan karena terasa seperti mengutip buku puisi, tapi mungkin itu usaha yang ingin ditunjukkan penulisnya.

Sisi romansanya juga dibangun perlahan, terutama ketika Alfa dan Darian memiliki urusan di luar hubungan. Dilema antara pilihan itu muncul meski tidak ada yang diantagoniskan dan hasilnya tetap menarik.

Pilihan lagunya juga sinematografinya juga indah meski mempertanyakan dengan pilihan warna-warni di bajunya yang seringkali mencolok.

Lebih dari itu, perbincangan para karakter mengenai hubungan juga tetap terasa manis, terutama menyangkut soal agama. Tanpa terkesan menggurui, figur pemeran pendukung seperti Cut Mini mampu membawa sisi ketenangan dan religius di tengah kerumitan hidup Alfa dan Darian.

Meski begitu, bukan berarti film ini berjalan dengan mulus. Pilihan membuat akhir cerita seperti ‘itu’ rasanya merusak apa yang sudah terbangun dengan baik sejak awal. Penonton yang awalnya diajak ikut ikhlas dan mengikuti perjalanan Alfa dan Darian justru dihadapkan dengan twist ini.

Seperti judulnya, film Dilanjutkan Salah, Disudahi Perih menyudahi filmnya dengan perih. Film Dilanjutkan Salah, Disudahi Perih tayang di bioskop Indonesia mulai Kamis, 25 September.