Bagikan:

JAKARTA - Setelah merilis beberapa single dan extended play (EP) dalam tiga tahun terakhir, Alfie Alfandy menggenapkan perjalanan musiknya dengan meluncurkan album penuh yang bertajuk “Aku Manusia”.

Album ini dipersembahkan sebagai sebuah karya kontemplatif yang menggambarkan sisi terdalam dari rasa lelah, luka, dan pencarian makna sebagai seorang manusia.

“Seluruh lagu dalam album ini bercerita tentang manusia. Dan artwork-nya kenapa hanya gambar kaki, itu untuk menggambarkan bahwa kita semua manusia, kita butuh berterimakasih dengan diri sendiri, butuh me time, kita butuh mengoreksi diri sendiri,” kata Alfie saat ditemui dalam hearing session album baru di Pejaten, Jakarta Selatan, Jumat, 25 April.

Dirilis di bawah label Homegrown, album ini disebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan musik Alfie, yang coba berkarya dengan kejujuran lirik dan pendekatan musikal yang penuh jiwa.

Penyanyi 35 tahun itu mengatakan bahwa perilisan album terjadi lewat proses cukup panjang yang tidak mudah. Beberapa orang sempat datang membantu dan pergi, hingga akhirnya teman-teman terdekat memberikan dukungan penuh.

“Aku sebenarnya enggak pede (percaya diri) untuk keluarin album, tapi karena ide teman-teman akhirnya tercetuslah album ini,” katanya.

Fitri Arifin menjadi kunci untuk banyak karya yang Alfie tulis untuk album penuh pertamanya. Bukan hanya bertindak sebagai executive producer, sang istri jadi orang terdekat yang menemaninya selama penulisan lagu hingga diluncurkan.

“Dari beberapa lagu di album ini, aku diskusi sama istri, bahkan ada lagu yang ada suara dia,” katanya. “Mungkin album ini enggak bakal pernah ada kalau enggak ada istri aku.”

Adapun, proses produksi untuk album ini melibatkan beberapa nama yang sudah malang-melintang di industri musik Tanah Air sebagai musisi dan produser, seperti Didit Saad, Nuwi Fourtwnty, Ecky Banbaroesa, dan Canga Anton.

Formasi yang terlibat di studio rekaman juga tidak kalah istimewa. Selain Alfie di vokal, hadir juga Nuwi Fourtwnty dan Didit Saad pada gitar, Prima Fourtwnty pada drum, serta Ryan Fourtwnty pada bass. Selain itu, Aip DPO sebagai juga tampil untuk gitar additional yang memberi warna khas pada beberapa track.

Single utama “Aku Manusia” menjadi titik pusat pesan album ini – sebuah jeritan lirih yang jujur tentang kelelahan mental, tekanan hidup, dan harapan agar manusia bisa saling memahami tanpa menghakimi.

Daftar Lagu dalam Album “Aku Manusia”:

Halusinasi

Teman Sejati

Malam Tak Logika

Aku Pergi

Deras

Cumbu Pilu

Pintu Rumah

Rayuan Semesta

Aku Manusia

Takbir Dalam Duka