Bagikan:

JAKARTA - Berpindahnya konser DAY6 3rd World Tour <Forever Young> in Jakarta dari Jakarta International Stadium (JIS) ke Stadion Madya GBK ramai dibicarakan warganet di media sosial.

Kekecewaan besar tampak dari banyaknya kritik terhadap PT Melania Citra Permata atau Mecimapro selaku promotor lokal yang membawa band pop-rock yang bernaung di bawah agensi JYP Entertainment itu.

Lokasi (venue) awal dengan yang baru ditunjuk dianggap tidak sesuai dengan apa yang digembar-gemborkan saat promosi awal. Pasalnya, pertunjukan mendatang disebut sebagai konser stadion pertama DAY6 di Indonesia. Namun pada kenyataannya, pertunjukan beralih ke lapangan multifungsi, yang mana baru-baru ini dipakai untuk menggelar latihan Timnas Indonesia.

Pertunjukan ini dianggap mengalami penurunan kualitas yang sangat jauh, dari JIS sebagai stadion sepak bola bertaraf internasional – dengan atapnya yang bisa tertutup – berpindah ke lapangan terbuka dengan tribun rendah hanya di dua sisi.

“at this point, aku lebih rela konsernya batal aja.. udah ga ada sparks-nya juga.. uangnya bisa ditabung atau buat bertahan hidup sama keluarga.. kenapa sih jahat banget,” tulis akun X @cubitski, dikutip Minggu, 23 Maret.

Atas perubahan venue, promotor juga telah mengumumkan seatplan baru, yang mana membuat kegeraman semakin besar. Pasalnya, mereka yang membeli tiket untuk pertunjukan di JIS, mendapatkan posisi yang tidak diinginkan ketika berpindah ke Stadion Madya.

Terkait kekecewaan akibat perubahan seat plan, akun @switjchaos bahkan membagikan pernyataan akun lainnya.

“Promotor mengubah venue dan seatplan secara sepihak. Keputusan ini berdampak pada banyak aspek, termasuk pengalaman menonton dan kerugian finansial,” katanya.

Tidak berhenti sampai di situ, mereka yang mengaku sudah membeli tiket menjadi kecewa besar karena promotor tidak menyediakan opsi pengembalian dana (refund).

“Kalau dibuat opsi refund, kayaknya gue mau refund aja, gapapa ga nonton Day6 tahun ini, selama promotornya masih mereka gue kaga ikhlas,” tulis akun @between6day.

Sebagai informasi, VOI mencoba menghubungi beberapa akun media sosial yang mengaku sebagai pembeli tiket, namun belum ada yang bersedia memberikan pengakuannya. Begitu pula dengan pihak Mecimapro, tidak ada balasan yang diberikan akun media sosial resmi.

Adapun, promotor melalui pernyataan di Instagram mengatakan, perubahan venue didasarkan pada keputusan pihak JIS untuk mendukung pertandingan antara Liga 1 Indonesia, pertandingan Persija Jakarta vs Semen Padang.

“Keputusan ini diambil setelah pertimbangan dan diskusi antara kami sebagai penyelenggara dengan manajemen venue Jakarta International Stadium (JIS) untuk mengakomodasi serta mendukung pertandingan sepak bola yang akan berlangsung di JIS pada 27 April 2025, sesuai dengan arahan dari pemerintah daerah DKI Jakarta,” katanya.

“Kami ingin menginformasikan terdapat perubahan pada denah tempat duduk untuk menyesuaikan dengan tata letak lokasi yang baru. Penyesuaian ini telah dipertimbangkan dengan matang dengan memperhatikan tata letak lokasi yang sebelumnya,” lanjutnya.

Bersamaan dengan itu, promotor juga mengunggah pernyataan resmi dari PT Jakarta Propertindo (Perseroda) selaku pengelola JIS. Disebutkan, jadwal pertandingan Persija Jakarta vs Semen Padang berada di antara masa pemuatan logistik.

“Kami sangat memahami proses persiapan (loading) konser memerlukan waktu yang cukup panjang, dari 24 April - 2 Mei 2025. Sementara itu, berdasarkan jadwal resmi kompetisi Liga 1 Indonesia, pertandingan Persija Jakarta vs Semen Padang FC akan berlangsung JIS pada 27 April 2025,” kata pihak Perseroda.

“Dengan mempertimbangkan standar operasional yang diperlukan untuk pertandingan sepak bola dan persiapan konser, diperlukan penyesuaian jadwal agar kedua acara dapat berjalan dengan optimal tanpa mengurangi kualitas dan pengalaman terbaik bagi semua pihak,” imbuhnya.