JAKARTA - Disiapkan sebagai festival paling mewah dan bergengsi, Fyre Festival berujung gagal total. Namun belakangan muncul rumor terkait bangkitnya festival yang digelar di kepulauan Karibia tersebut.
Berbagai sumber menyebut Fyre Festival 2 tengah dipersiapkan muncul kembali. Meski belum ada detail lebih lanjut, acara itu disebut akan digelar tahun ini.
Salah satu laporan datang dari Billboard, yang menyebut Fyre Festival 2 dijadwalkan pada 30 Mei hingga 2 Juni. Namun berbeda dari venue sebelumnya, event nanti akan digelar di Isla Mujeres di dekat Cancun, Meksiko.
Mengutip Loudwire pada 26 Februari, tanda-tanda bangkitnya event ini semakin terlihat. Pekan ini penyelenggara sudah mengumumkan partner penjualan tiket, yakni melalui situs soldout.com.
"Jangan lewatkan Fyre Festival 2, pengalaman musik dan budaya terbaik dari tanggal 30 Mei hingga 2 Juni. Dengan paket tiket eksklusif termasuk Prometheus, Phoeniz, Fuego, dan Ignite," bunyi keterangan di situs tersebut pada Senin, 24 Februari kemarin.
BACA JUGA:
Billy McFarland mewakili penyelenggara meyakinkan penikmat musik jika festival ini benar-benar akan dihelat. "Saya yakin banyak orang menganggap saya gila karena melakukan ini lagi. Namun, saya merasa saya gila jika tidak melakukannya lagi," ujarnya di unggahan Instagram baru-baru ini.
Dengan reputasi yang buruk di perhelatan pertama, para calon pembeli tiket akan berpikir ulang untuk menghadiri festival ini. Berbagai kendala seperti akomodasi yang buruk, batalnya para penampil hingga kekacauan jadwal acara di perhelatan takkan mudah dilupakan begitu saja.
Kehancuran Fyre Festival sempat dirangkum dalam film dokumenter di Netflix, disebut-sebut sebagai bencana festival terbesar sepanjang sejarah. Dengan nama yang sama, akankah memori buruk itu bakal terulang?