JAKARTA - Honda sedang menyiapkan kejutan lewat V3R 900 E-Compressor. Motor ini belum masuk produksi massal, tetapi detail teknologinya mulai terbaca dari dokumen paten baru.
Dikutip dari Motorcycle News (MCN), Kamis, 4 Juni, Honda menjanjikan performa setara motor 1.200 cc dari mesin V3 berkapasitas 900 cc. Kuncinya ada pada supercharger elektrik, alat pemampat udara yang digerakkan motor listrik. Tugasnya sederhana: memasukkan lebih banyak udara ke mesin agar tenaga naik.
Desain V3R memang tidak simetris. Sisi kanan motor tampak lebih besar karena menjadi rumah filter udara. Bentuknya mungkin janggal, tetapi ada alasan teknis di baliknya.
Filter udara dipasang hampir tegak di balik lubang udara kanan. Saluran masuknya dibuat mengarah ke atas untuk memisahkan air hujan dari udara. Dari sana, udara masuk ke airbox, yaitu ruang penampung udara sebelum dialirkan ke mesin.
Udara lalu dibagi ke dua jalur. Jalur pertama menuju supercharger yang berada di atas mesin, dekat bagian depan rangka. Jalur kedua langsung menuju plenum, ruang penampung udara sebelum masuk ke throttle body. Throttle body adalah pintu pengatur udara ke ruang bakar.
BACA JUGA:
Saat gas dibuka kecil, mesin bekerja seperti mesin 900 cc biasa. Supercharger belum aktif. Cara ini membuat konsumsi energi lebih hemat.
Namun ketika gas dibuka lebih lebar, motor listrik akan memutar supercharger. Udara yang masuk bertambah sekitar 30 persen dibanding isapan alami mesin. Dari sinilah Honda berani mengklaim performanya setara motor 1.200 cc.
Pilihan ini menarik. Honda tidak sekadar memperbesar mesin, seperti yang kerap dilakukan pabrikan lain untuk menghadapi aturan emisi. Mereka memilih mesin lebih kecil, lalu dibantu udara paksa saat dibutuhkan.
Secara teori, mesin seperti ini bisa lebih ringkas dan ringan dibanding V4 1.200 cc tanpa supercharger. Emisi dan konsumsi bahan bakar juga berpeluang lebih baik, karena supercharger hanya bekerja ketika diperlukan.
Juru bicara Honda, seperti dikutip MCN, mengatakan pengembangan teknologi ini terus berjalan. Namun, belum ada jadwal pasti kapan V3R 900 E-Compressor masuk produksi massal.
Konfigurasi V3 ini juga istimewa. Jika benar diproduksi, ia menjadi mesin V3 empat langkah pertama untuk sepeda motor produksi massal. Susunannya memakai dua silinder di depan dan satu silinder di belakang. Lebarnya disebut setara mesin parallel-twin 600 cc, yakni mesin dua silinder sejajar, tetapi kapasitasnya 50 persen lebih besar.
MCN menyebut dokumen paten Honda juga membuka kemungkinan lebih jauh. Sistem supercharger elektrik ini tidak hanya bisa dipakai pada mesin V3. Teknologi serupa disebut bisa digunakan untuk V-twin, V4, lima silinder, bahkan V6.
Artinya, V3R 900 bisa menjadi pintu masuk bagi keluarga mesin baru Honda. Dari motor 600 cc supercharged sampai V6 1.800 cc, semua secara teknis masuk hitungan.
Di tengah industri yang belakangan ramai bicara radar, rem otomatis, dan fitur keselamatan elektronik, langkah Honda ini terasa segar. Ini bukan cuma soal motor makin pintar. Ini soal mesin yang masih bisa bikin orang menoleh.
Motor 900 cc dengan rasa 1.200 cc jelas menggoda. Tapi paten baru separuh cerita. Separuh lagi baru terbukti saat motor ini benar-benar turun ke jalan.