Bagikan:

JAKARTA - Toyota menghadirkan kejutan di pasar Jepang setelah sebelumnya mengarahkan lini Corolla menjadi sepenuhnya hybrid. Untuk model tahun 2026, pabrikan asal Jepang itu justru kembali menghadirkan mesin naturally aspirated dengan transmisi manual, sesuatu yang sempat menghilang dari jajaran Corolla reguler di negara tersebut.

Namun, Corolla manual terbaru ini bukan ditujukan untuk konsumen umum. Mobil tersebut dikembangkan khusus sebagai kendaraan sekolah mengemudi guna melatih generasi pengemudi baru dalam mengoperasikan kopling dan transmisi manual.

Melansir dari Carscoops, Kamis, 14 Mei, kehadirannya menggantikan mobil pelatihan berbasis Corolla Axio yang resmi dihentikan produksinya oleh Toyota pada Oktober 2025. Varian bensin menggunakan mesin tiga silinder Dynamic Force 1,5 liter yang sebelumnya sempat disuntik mati.

Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga 118 hp atau setara 88 kW dengan torsi 145 Nm. Tenaga disalurkan ke roda depan melalui transmisi manual enam percepatan, menjadikannya satu-satunya Corolla non-GR bertransmisi manual yang masih dijual baru di Jepang.

Toyota juga menyediakan pilihan hybrid 1,8 liter bagi sekolah mengemudi yang ingin berfokus pada kendaraan elektrifikasi. Sistem hybrid tersebut menghasilkan tenaga gabungan 138 hp atau sekitar 103 kW dengan torsi 142 Nm dan dipadukan secara eksklusif dengan transmisi e-CVT penggerak roda depan.

Dari sisi tampilan, Corolla Driving School mengusung desain sederhana dengan velg baja 15 inci lengkap dengan dop serta lampu depan LED standar dari trim X entry-level. Pembeda utama hadir lewat emblem Toyota khusus, tambahan kaca spion untuk instruktur guna meminimalkan blind spot, serta dudukan khusus pelat nomor kendaraan latihan.

Toyota memperlihatkan model ini dalam pilihan warna putih, perak, dan hitam. Masuk ke kabin, fokus utama diarahkan pada kebutuhan pelatihan berkendara.

Mobil ini dibekali set pedal tambahan di sisi instruktur, baik untuk versi manual maupun otomatis, sehingga pengajar dapat mengambil alih kendali saat peserta didik mengalami kesulitan. Selain itu tersedia kaca spion tambahan demi meningkatkan visibilitas selama sesi latihan.

Toyota juga mengubah tata letak dashboard dengan menghilangkan sistem infotainment konvensional. Sebagai gantinya, terdapat panel khusus berisi speedometer digital kecil, tombol tambahan klakson, dudukan GPS, hingga indikator lampu sein dan pengereman.

Interiornya sendiri dibuat sederhana tanpa sentuhan premium, menggunakan material plastik standar dan jok berbahan kain. Di Jepang, model ini menjadi Corolla termurah yang saat ini dipasarkan. Versi bensin manual dibanderol mulai Rp237 jutaan.

Sedangkan model hybrid dijual seharga 15.200 dolar AS atau sekitar Rp265 jutaan, harga segitu masih lebih mahal dibanding Corolla hybrid standar. Meski terlihat murah bagi konsumen Amerika Serikat, harga itu sebenarnya lebih tinggi dibanding Corolla Axio generasi lama.