Bagikan:

JAKARTA - Pabrikan hypercar asal Swedia, Koenigsegg, kembali mengukir sejarah lewat model edisi terbatasnya, Sadair’s Spear. Mobil ini kini dinobatkan sebagai kendaraan produksi legal jalan raya tercepat setelah memecahkan rekor putaran di dua sirkuit ternama.

Model Sadair’s Spear, yang dikembangkan sebagai versi lebih ekstrem dari Jesko Attack, dibekali mesin V8 twin-turbo 5,0 liter dengan tenaga mencapai 1.625 horsepower (hp) saat menggunakan bahan bakar E85. Bobot kosongnya hanya sekitar 1.385 kilogram, menjadikannya salah satu mobil dengan rasio tenaga terhadap berat paling mengesankan di dunia otomotif.

Prestasi utama yang dicatat Sadair’s Spear terjadi di sirkuit Gotland Ring, Swedia, di mana mobil ini berhasil mencatat waktu 2 menit 55,88 detik di lintasan sepanjang 7,3 kilometer. Catatan waktu tersebut menempatkannya sebagai mobil produksi jalan raya tercepat di trek tersebut.

Mobil dikemudikan oleh pengemudi uji Koenigsegg, Markus Lundh, yang dikenal berpengalaman menguji kendaraan berperforma tinggi. Tak berhenti di situ, Sadair’s Spear juga menorehkan rekor lain di ajang Goodwood Festival of Speed di Inggris.

Dalam kategori mobil produksi jalan raya, mobil ini mencatat waktu 47,14 detik, melampaui rekor sebelumnya dan menegaskan dominasi Koenigsegg di segmen hiper­mobil. Pendiri sekaligus CEO Koenigsegg Christian von Koenigsegg, mengatakan bahwa pencapaian ini adalah hasil dari penyempurnaan menyeluruh terhadap desain, aerodinamika, dan performa mesin.

“Sadair’s Spear mewakili evolusi alami bagi Koenigsegg,sebuah keseimbangan antara kekuatan, presisi aerodinamika, dan karakter jalan raya yang luar biasa,” ujarnya dilansir Carbuzz, Jumat, 7 November.

Koenigsegg hanya memproduksi 30 unit Sadair’s Spear di seluruh dunia. Seluruh unit tersebut dikabarkan sudah terjual habis bahkan sebelum mobil ini resmi diperkenalkan ke publik. Harga jualnya mencapai sekitar 3,8 juta euro, atau setara Rp73 miliar menjadikannya salah satu mobil paling mahal sekaligus paling eksklusif di dunia.