JAKARTA - Setelah penantian panjang MG akhirnya membuka selubung MG4 EV generasi terbaru. SAIC Motor resmi membuka pra penjualan model tersebut dengan harga dimulai dari 73.800 yuan atau kisaran Rp168 jutaan.
Berdasarkan laporan dari Carnewschina, dikutip, Selasa, 6 Agustus. Mobil satu ini hadir dalam empat varian yang segera tersedia dengan baterai semi solid state yang dijadwalkan untuk pengumuman harga resmi pada September mendatang, dan pengiriman dilakukan sebelum akhir tahun.
MG4 menjadi salah satu kendaraan produksi pertama di dunia yang menawarkan baterai semi solid state dalam skala besar. SAIC melaporkan bahwa baterai tersebut berhasil lulus uji penetrasi jarum tiga arah tanpa emisi asap dan menunjukkan peningkatan kinerja dalam kondisi suhu rendah. Inovasi ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan masa pakai baterai, memperluas pilihan konsumen di segmen mobil kompak yang terjangkau.
SAIC telah menginvestasikan sekitar 500 juta yuan untuk mengembangkan paduan untuk struktur baterai, menggabungkan lantanum dan serium untuk meningkatkan kekuatan dan ketahanan termal.

Melihat lebih dekat perubahan yang ditawarkan dari MG4 EV generasi terbaru ini. Secara desain memang berubah total, dari segi dimensi menawarkan panjang 4.395 mm, lebar 1.842 mm, dan tinggi 1.551 mm, dengan jarak sumbu roda 2.750 mm, meningkat dibandingkan generasi sebelumnya.
Pembaruan eksterior meliputi logo MG dengan lampu latar LED yang didesain ulang, lampu belakang LED berbentuk panah, dan enam warna yang tersedia, seperti Donglai Purple dan Coral Red. Pilihan pelek berkisar antara 16 dan 17 inci.
BACA JUGA:
Mobil ini juga sudah dilengkapi dengan konektivitas canggih yang didukung oleh Qualcomm Snapdragon 8155 dan Oppo. MG4 dilengkapi layar sentuh mengambang 2.5K berukuran 15,6 inci yang ditenagai oleh chip Qualcomm Snapdragon 8155.
Kendaraan ini memperkenalkan Sistem Mobilitas Cerdas MG×Oppo, yang memungkinkan integrasi ponsel ke mobil yang mulus dengan fungsi kunci digital, perintah suara AI, pencerminan aplikasi, dan kompatibilitas yang agnostik terhadap perangkat di Android, Apple, Huawei, Xiaomi, dan merek ponsel pintar terkemuka lainnya. Pembaruan over the air (OTA) akan membuka fitur-fitur seperti parkir jarak jauh berbasis ponsel dan navigasi tanpa gangguan.
Secara performa, mobil ini dilengkapi dengan motor sinkron magnet permanen yang menghasilkan daya 120 kW dan torsi 250 Nm, dengan kecepatan tertinggi 160 km/jam. Dua pilihan baterai lithium besi fosfat menawarkan jangkauan CLTC 437 km (42,8 kWh) dan 530 km (53,9 kWh). Pengisian daya dari 30 hingga 80 persen membutuhkan waktu sekitar 20 menit, sementara kendaraan mempertahankan tingkat konsumsi energi 10,4 kWh per 100 km.