Bagikan:

JAKARTA – Sebuah pikap klasik langka, Ford F-150 SVT Lightning edisi terbatas tahun 1993, tengah dilelang di platform Bring A Trailer. Yang membuatnya menarik, odometernya hanya mencatat jarak tempuh 150 mil (241 km), menjadikannya salah satu unit tersimpan paling rapi dari generasinya.

Saat ini, penawaran tertinggi telah mencapai 66.000 dolar AS (sekitar Rp1 miliar), dengan sisa waktu lelang masih lebih dari lima hari. Angka tersebut mencerminkan tingginya minat kolektor terhadap kendaraan bersejarah ini.

Ford F-150 SVT Lightning merupakan produk dari era ketika produsen otomotif berani menciptakan kendaraan unik dan benar-benar menyenangkan untuk dikendarai. Model ini hadir sebagai respons Ford terhadap Chevrolet 454 SS dan Dodge Lil' Red Express, dua ikon muscle truck yang legendaris di masanya.

Melansir CarBuzz, Jumat, 18 Juli, disebut pikap ini merupakan salah satu dari kendaraan performa khusus pertama yang lahir dari divisi Special Vehicle Team (SVT) Ford yang baru dibentuk pada masanya. SVT, yang berada di bawah payung Ford (perusahaan yang didirikan oleh Henry Ford pada 16 Juni 1903 dan kini dipimpin oleh CEO Jim Farley), mengambil F-150 terkecil dan teringan sebagai basis, kemudian memodifikasi secara signifikan bagian mesin, suspensi, rem, dan bahkan memperkuat rangkanya untuk penanganan yang lebih baik. Sentuhan khusus lainnya termasuk penghapusan semua krom, penambahan bumper depan unik dengan lampu mengemudi, dan penggantian bumper belakang dengan model tubular yang sporty.

Di balik kap mesin, SVT Lightning 1993 dibekali mesin V8 Windsor 5.8 liter yang mampu menyemburkan 240 tenaga kuda dan torsi 340 pound-feet. Angka ini terbilang sangat superior untuk standar tahun 1993. Meskipun belum menggunakan supercharger seperti generasi kedua Lightning yang hadir pada tahun 1999, Ford tetap memberikan peningkatan pada intake dan beberapa perubahan minor lainnya untuk mengoptimalkan performa.

Untuk urusan handling dan cengkeraman, Ford bahkan berkolaborasi dengan pembalap legendaris Sir Jackie Stewart dalam penyetelannya. Hasilnya, pikap full-size dengan rangka body-on-frame ini menawarkan penanganan yang mengejutkan baiknya. Bantuan dari diferensial limited slip, suspensi yang lebih rendah, serta sway bar yang lebih besar turut berkontribusi pada kemampuannya bermanuver. Rasio axle 4.10:1 juga memberikan akselerasi yang cepat.

Meskipun odometer menunjukkan angka yang sangat rendah, ada beberapa fakta menarik seputar kondisi pikap ini. Laporan CarFax mengindikasikan bahwa pikap ini menghabiskan sebagian besar hidupnya di Florida. Ada jejak korosi pada permukaan logam di ruang mesin, dan bahkan disebutkan adanya perbaikan cat di bagian belakang akibat memudar. Hal ini mengisyaratkan bahwa kendaraan tersebut mungkin tidak selalu disimpan dalam kondisi garasi dengan kontrol iklim yang sempurna.

Selain itu, ban asli pikap ini telah diganti, dan sayangnya, ban orisinalnya telah dibuang oleh penjual. Meskipun ban berusia 32 tahun tentu tidak lagi aman untuk digunakan, bagi para kolektor sejati, detail-detail orisinalitas seperti ban bawaan pabrik memiliki nilai yang sangat penting.