Finalis Miss USA 2011, Regina Turner Ketahuan Terima Rp10 M dari Prostitusi, Langsung Digugat Cerai Suami
Regina Turner ( Facebook Hospital for Special Surgery)

Bagikan:

JAKARTA - Regina Turner, Finalis Miss USA 2011 bercerai dari Kim Han Jo pada Desember 2020. Dari dokumen perceraian mereka terungkap bahwa salah satu alasan gugatan perceraian itu adalah Regina terbukti melakukan praktik prostitusi kelas atas. 

Dikutip dari Fox News, suami Kim Han Jo yang merupakan dokter ahli bedah terkemuka di New York. Ia juga meraih banyak penghargaan di nasional dan internasional. Kim pernah menjabat sebagai Direktur Spine Fellowship dan peneliti utama di berbagai studi penelitian.

Mereka tinggal di apartemen New York senilai Rp94 miliar dan punya rumah di Long Island bernilai jutaan dollar. Mengutip New York Daily News, Kim  diduga memiliki kekayaan Rp46 miliar pada 2018.

Regina Turner (Foto: Facebook Regina Kim)

Meskipun suaminya kaya, namun rupaya Regina masih belum puas. Dalam dokumen perceraian, terbuka fakta bahwa Regina melakoni praktik prostitusi sejak 2015 sebelum pernikahannya dan terus berlangsung setelah menikah. 

Regina mendapatkan bayaran Rp10,1 miliar dari seorang pengusaha properti di New Jersey hingga karyawan perusahaan lampu di Inggris dalam rentang waktu 2015 sampai 2021.

Regina menutupi aksi prostitusinya dengan alasan merintis perusahaan teknologi dan mendapat bantuan dana. Regina Turner kala itu berpura-pura tengah mengerjakan sebuah aplikasi baru. Ia juga mengaku bepergian dengan teman-teman wanitanya saat harus meninggalkan rumah. 

"Terdakwa jelas melakukan penipuan material terhadap Dokter Kim dengan menyembunyikan penjualan layanan seksualnya dengan imbalan uang sebelum pernikahan. Tergugat jelas tidak akan menikahi terdakwa tanpa kebohongan dan penyembunyian," isi surat pengadilan Kim.

Selain kebohongan prostitusi, Regina Turner juga berbohong tentang data dirinya sebelum dirinya menikah dengan Kim pada November 2015 silam. Regina disebut berbohong soal pendidikannya. Dokumen pengadilan mengklaim dia tidak pernah lulus dari sekolah menengah.