Bagikan:

JAKARTA – Ada berbagai cara untuk menjaga kehangatan kehidupan rumah tangga, misalnya dengan membuat hasrat seksual tetap menyala serta menjalin ikatan emosional bersama pasangan. Sexting juga bisa dilakukan, tetapi perlu berhati-hati dengan kerahasiaan chit-chat serta memahami batasannya.

Dilansir NBC News, Senin, 21 Juni, sebuah penelitian menunjukkan bahwa pasangan menikah yang saling mengirim gambar kepada pasangannya melaporkan relasi seksual dan emosional yang positif.

Saling mengirim gambar maupun teks seksi pada pasangan atau sexting, berdasarkan jurnal Computers in Human Behavior menemukan bahwa 75 persen pasangan dewasa muda melakukannya. Sementara 62 persen mengatakan mereka mengirim dan menerima sexting secara eksplisit.

Setengah dari pasangan yang mengikuti survei melaporkan bahwa hal itu secara positif memengaruhi hubungan seksual dan emosional mereka dengan pasangan. Sexting sendiri bisa dipahami sebagai bentuk komunikasi ‘genit’ yang bermanfaat untuk hubungan jangka panjang.

Hasil dari data survei tersebut menarik, sebab ada alasan keamanan, rasa malu, dan menjaga reputasi sehingga enggan melakukan sexting dengan pasangan. Berdasarkan studi tersebut, mayoritas pria dapat mengalami perasaan positif efek dari sexting dalam hubungan pernikahan maupun kasual.

Sedangkan kebanyakan wanita membutuhkan tingkat komitmen emosional yang lebih tinggi untuk merasa nyaman ambil bagian.

Dari hal tersebut ahli punya hipotesis bahwa wanita menggunakan sexting sebagai cara untuk mencapai kedekatan emosional. Ini jadi landasan sebagian besar wanita merasa nyaman dengan pasangan dan pasangan menikah bisa melakukannya secara eksplisit.

“Hanya karena Anda berjumpa pasangan setiap hari bukan alasan tidak boleh melakukan sexting. Ini cara yang bagus untuk membuat pasangan Anda bersemangat ketika dia pulang, dan mengatur suasana hati untuk malam yang menyenangkan,” terang Gigi Engle, pengajar kelas Sexting 101 di New York City.

Tambah Engle lagi, otak adalah organ seksual terbesar dan untuk terangsang di dalam tubuh harus dimulai dari pikiran.

Kelley Kitley, LCSW., pemilik Seredipitious Psychotherapy dan penulis MY Self merekomendasikan sexting sebagai metode meningkatkan kedekatan pada klien dan pasangannya ketika hubungan pernikahan terasa tumpul dan hasrat menurun.

Sexting juga dapat menjadi pintu dialog lebih terbuka tentang kehidupan seks Anda dan pasangan. Dalam Journal of Social and Personal Relationship menunjukkan bahwa sexting dapat  meningkatkan kepuasan seksual dan keseluruhan hubungan Anda terutama bagi pasangan yang telah menikah.

Untuk melakukan sexting, perhatikan saran dari ahli berikut.

Pahami tentang consent

Consent atau persetujuan dari masing-masing pasangan penting untuk dipahami. Sexting hanya boleh dilakukan ketika Anda dan pasangan merasa nyaman serta saling menyetujui aktivitas tersebut.

Mulailah dengan sesuatu yang ‘genit’

Engle menyarankan untuk memulai percakapan dari hal terdekat yang sama-sama diketahui oleh Anda dan pasangan. Misalnya, Anda membeli pakaian seksi yang baru dan mengirim gambar serta pesan berisi “Saya merasa sangat seksi, bagaimana menurutmu?”.

Dapatkan inspirasi baru

Inspirasi untuk sexting bisa berasal dari mana saja, seperti adegan televisi, bagian erotis dalam nukilan buku, atau fantasi Anda. Kata Engle, bisa berupa foto atau tulisan, itu tergantung pada apa yang membuat Anda merasa nyaman.

Pastikan jalan dua arah

Jika Anda yang memulai percakapan sexting dengan pasangan, perlu diingat bahwa setiap orang harus terlibat agar mendapatkan hasil positif. Engle menyarankan untuk menggunakan afirmasi positif yang berguna membangun kepercayaan pasangan Anda.

sexting adalah
Ilustrasi sexting jalan dua arah (Freepik/Pressfoto)

Berkreasilah dengan kata sifat, emoji, memo suara, dan gif

Engle mencatat bahwa kata sifat sangat penting, semakin banyak Anda menggunakannya maka semakin seksi sexting-nya. Emoji bisa dipakai untuk menggantikan kata-kata yang tak perlu ditulis secara eksplisit.

Pahami teknologi untuk sexting lebih aman

Misalnya dengan mematikan notifikasi di layar ponsel Anda atau membuat kontek klip hanya akan ditampilkan jika memasukkan password.

Lindungi foto dengan aplikasi

Banyak sekali aplikasi, misalnya Private Phooto Vault, yang memiliki tujuan melindungi foto bersifat privacy. Anda dan pasangan juga bisa menggunakan aplikasi yang didesain untuk pasangan.

Ingin mencoba sexting agar pasangan ingin buru-buru pulang dan bertemu dengan Anda untuk menikmati momen ‘hangat’ berdua?