Selain Memperkaya Cita Rasa Hidangan, Begini 5 Fakta Menarik Tentang Tanaman Rosemary
Ilustrasi tanaman rosemary (Unsplash/Zé Ferrari Careto)

Bagikan:

JAKARTA – Secara umum, rosemary acap dipakai untuk garnish maupun taburan grill daging. Tetapi sebenarnya tanaman yang termasuk famili mint Lamiaceae memiliki manfaat yang cukup banyak.

Selain kandungannya baik untuk kesehatan, rosemary juga bermanfaat untuk perawatan kulit dan simak penjelasan berikut ini.

Kandungan nutrisi rosemary

Rosemary dapat dinikmati ditaburkan pada hidangan untuk memperkaya cita rasa. Bisa juga diseduh menjadi segelas teh. Dalam rosemary, dilansir Medical News Today, mengandung zat besi, kalsium, dan vitamin B6 yang baik untuk kesehatan.

Anda dapat menanamnya di rumah, bisa juga membelinya yang sudah kering dan dicincang.

Ramuan sejak kuno

Rosemary tergolong tanaman herbal sebab dipakai sebagai obat tradisional di kawasan Mediterania. Secara tradisional, rosemary digunakan untuk meringankan nyeri otot, meningkatkan memori, sistem kekebalan tubuh, memperbaiki peredaran darah, dan pertumbuhan rambut.

Rosemary merupakan tanaman tahunan

Apabila Anda menanam tanaman rosemary, rata-rata bisa bertahan hidup hingga kurang lebih 2 tahun. Tetapi tenang, meskipun mengering, daunnya tetap bisa disimpan dan diawetkan bahkan dimanfaatkan.

Daun kering dapat dipakai untuk memperkaya cita rasa masakan. Manfaatnya termasuk meningkatkan konsentrasi, memperbaiki sistem pencernaan, dan penuaan otak. Tetapi, dosis terlalu tinggi dapat menyebabkan edema paru-paru, muntah, hingga pingsan.

Bunga berwarna-warni

Ciri-ciri tanaman rosemary, memiliki daun seperti jarum. Bunganya warna-warni, mulai dari berwarna merah muda, putih, dan biru keunguan.

cara membuat teh rosemary
Ilustrasi infused water tanaman rosemary (Unsplash/Mariah Hewines)

Untuk membuat teh rosemary dapat menyeduhnya dalam air mendidih. Bisa juga mencampurkan dalam infused water bersama lemon, daun mint, dan buah leci.

 

Antioksidan dan senyawa anti-inflamasi

Dalam studi berbasis di laboratoriuam menunjukkan bahwa rosemary kaya dengan antioksidan. Zat ini berperan dalam menetralkan partikel berbahaya atau dikenal dengan radikal bebas.

Di Eropa, rosemary dimanfaatkan untuk membantu mengatasi gangguan pencernaan. Dan diakui oleh Komisi E Jerman bahwa rosemary untuk pengobatan gangguan pencernaan.

Selain baik untuk fisik, rosemary diakui oleh Therapeutic Advances in Psychopharmacology karena aromanya dapat meningkatkan konsentrasi, kinerja, kecepatan, dan akurasi seseorang. Bahkan dapat meningkatkan suasana hati seseorang.

Tertarik untuk menanam rosemary di rumah? Anda bisa membeli bibitnya online, supermarket, maupun di toko tanaman terdekat.