JAKARTA – Perseteruan pasca-perceraian antara Ruben Onsu dan Sarwendah memasuki babak baru yang kian memanas. Fokus utama kini tertuju pada pembagian harta
yang diklaim bahwa sebelumnya sudah disepakati bersama.
Kuasa hukum Sarwendah, Abraham Simon, membeberkan fakta bahwa aset yang diserahkan kepada kliennya ternyata masih terbebani hutang bank yang besar.
"Ada empat aset properti, dua aset yang menjadi milik klien kami dokumennya belum bersih. Dalam arti sertifikatnya masih di bank, masih dijaminkan. Bahkan ada hutang dari perusahaan milik RO yang menjaminkan rumah yang diserahkan kepada Sarwendah," ungkap Abraham Simon dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu, 31 Mei.
Simon menambahkan bahwa Ruben diduga tidak menepati janji untuk melanjutkan cicilan rumah tersebut hingga lunas. Ia mengklaim memiliki bukti surat peringatan dari bank karena tunggakan yang terjadi sejak pertengahan tahun lalu.
"Kami pegang surat-surat dari bank. Mulai dari peringatan pertama hingga ketiga, dan ini semua sudah tidak dibayarkan sejak Juni 2024. Padahal sebelum akta ditandatangani, disepakati pihak RO yang mau mencicil sampai lunas sebagai mantan suami yang bertanggung jawab," jelasnya.
Menanggapi hal tersebut, kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, memberikan jawaban menohok. Ia menyebut pemilihan aset tersebut sepenuhnya merupakan keinginan pihak Sarwendah sendiri dan sejak awal mereka sudah mengetahui status hukum properti tersebut.
"Harusnya kalau memang nggak mau dibebani kewajiban, toss-tossan saja. Kenapa dia mau minta yang milik Ruben Onsu? Patut diduga karena nilainya. Itu rumah baru yang dibangun di Cilandak. Kenapa nggak bilang, 'Ruben, itu kamu yang teruskan, saya yang aman-aman saja'?" balas Minola Sebayang.
Minola juga membantah klaim yang menyebut Sarwendah hanya memiliki satu aset. Ia membacakan isi akta yang merinci daftar kekayaan yang kini dikuasai sepenuhnya oleh mantan personel Cherrybelle tersebut.
"Dikatakan dalam pasal 2, harta yang diserahkan sepenuhnya kepada S adalah tanah 880 meter di Cilandak Barat, tanah 307 meter di Bintaro, dan lima unit mobil mewah mulai dari Mercedes-Benz hingga BMW. Jadi membantah kalau dikatakan hanya satu rumah," tegas Minola.
Pihak Ruben menilai wajar bila mereka meminta surat-surat aset yang menjadi hak Ruben, namun justru merasa dipersulit. Minola mempertanyakan mengapa pembagian harta ini menjadi rumit padahal sudah diatur secara legal di hadapan notaris.
"Lucu nggak kalau S mempersoalkan harta yang dia tahu betul itu bukan harta gono-gini? Di akta tertulis penguasaan sepenuhnya langsung seketika pada waktu perjanjian ditandatangani. Kita minta, dibilang nggak cermat," sindirnya.
BACA JUGA:
Di sisi lain, Chris Sam Siwu selaku rekan setim pengacara Sarwendah memberikan peringatan keras. Ia menyebut kliennya bisa saja membongkar rahasia yang lebih besar jika terus-menerus disudutkan terkait masalah aset.
"Jangan sampai Wendah selama ini diam seakan tidak punya kekuatan, tapi kalau terus ditekan dia akan bicara. Bahkan alasan sebenarnya dari perceraian pun dia belum sampaikan. Kami jaga itu karena memikirkan psikologis anak, tapi sabar ada batasnya," tutur Chris Sam Siwu.