Bagikan:

JAKARTA – Aktor Saputra Kori membagikan pengalaman unik sekaligus mendebarkan saat menjalani proses syuting film horor terbarunya di Korea Selatan, 402: Rumah Sakit Angker Korea.

Terlibat dalam proyek adaptasi film ternama Gonjiam: Haunted Asylum, Saputra mengaku harus berhadapan dengan atmosfer mencekam di sebuah bangunan rumah sakit terbengkalai.

Sadar bahwa lokasi syuting memiliki energi yang sangat "berat" dan menyeramkan, pria asal Bali ini memutuskan untuk membawa proteksi spiritual. Ia sengaja menyiapkan jimat khusus dari tanah kelahirannya demi menjaga ketenangan batin selama berada di Negeri Ginseng.

"Jujur sebenarnya pada saat sebelum syuting, aku sampai minta dari Bali. Di Bali kan terkenal ada jimat-jimat seperti itu, ya kembali ke kepercayaan masing-masing lah ya. Aku minta Mama aku buat kirimin jimatnya ke Indonesia pas masih di Jakarta, sebelum berangkat ke Korea," ujar Saputra Kori saat ditemui di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa, 19 Mei.

Jimat yang dibawa Saputra rupanya berwujud sebuah kalung. Selama proses pengambilan gambar berlangsung, ia mengaku tidak pernah melepas kalung tersebut. Ia mengenakannya secara tersembunyi di balik kostum karakter yang ia perankan agar tidak mengganggu visual film.

"Bentuknya kalung, tapi nggak kelihatan (saat syuting). Dari kepercayaan Hindu gitu ya, sebenarnya untuk safety dan kenyamanan mental saja sih," jelasnya lebih lanjut.

Meski tidak mengalami kejadian mistis secara langsung seperti kesurupan atau penampakan, Saputra menjamin bahwa lokasi syuting tersebut memang memiliki aura yang sangat menekan.

Kondisi bangunan yang rusak parah, dinding yang dipenuhi lumut, hingga puing-puing keramik yang hancur, menciptakan impresi horor yang sangat nyata bagi seluruh kru dan pemain.

Baginya, membawa "pegangan" dari Bali sangat membantu mentalnya agar tetap fokus bekerja di tengah lingkungan yang tidak bersahabat tersebut.

"Cuma memang vibes tempatnya sangat horor. Itu yang bisa aku jamin, kalau siapa pun masuk ke sana, langsung bulu kuduknya merinding. Padahal mungkin nggak ada apa-apa, tapi memang tempatnya se-horor itu," pungkasnya.

Film ini sendiri akan menampilkan jajaran pemain lainnya seperti Arbani Yasiz, Elang El Gibran, Lea Ciaracel dan Aylena Fusil. Rencananya film ini akan mulai tayang pada 9 Juli mendatang.