Bagikan:

JAKARTA – Rien Wartia Trigina atau yang dikenal dengan Erin Taulany, mantan istri dari komedian kondang Andre Taulany, akhirnya angkat bicara terkait fitnah yang dilakukan oleh pihak yayasan penyalur Asisten Rumah Tangga (ART) yang menuding dirinya telah melakukan kekerasan.

Mengetahui hal ini, Erin yang tidak terima atas tudingan tersebut menegaskan bakal menempuh jalur hukum dengan melaporkan balik pihak-pihak terkait yang sebelumnya sudah melaporkan dirinya.

Erin menyatakan bahwa dirinya telah mengetahui detail laporan yang dilayangkan terhadapnya. Tanpa rasa ragu, ia mengaku telah mengantongi bukti-bukti kuat untuk mematahkan tuduhan tersebut.

"Jadi saya sudah mengetahui apa yang dilaporkan oleh penyalurnya itu dan saya punya bukti-bukti semuanya. Jadi malam ini saya akan melaporkan balik atas pencemaran nama baik yang dituduhkan kepada saya," ujar Erin dikutip VOI dari instagram @lambe_turah, Kamis, 30 April.

Sebelumnya, tudingan penganiayaan terhadap Erin diunggah di sosial media Thread. Seorang pemilik akun @niadamanik7, menyebut terjadi penganiayaan di kediaman Erin.

“Tolong bantu up teman-teman, ini terjadi penganiayaan di rumah Erin mantan istri Andre Taulany. Pelaku penganiayaan mantan istri Andre Taulany yang bernama Erin,” bunyi tulisan tersebut.

Pemilik akun tersebut menjelaskan bentuk penganiayaan yang dilakukan Erin terhadap wanita yang diduga karyawannya itu. Menurutnya, Erin membanting ponsel wanita tersebut, menahan baju hingga menahan gaji.

Namun, Erin membantah keras klaim tersebut. Menurutnya, justru sang asisten rumah tanggalah yang memiliki masalah, sementara pihak yayasan dianggap tidak mengetahui fakta yang sebenarnya namun langsung membuat laporan kepolisian.

"Sangat membantah dan saya akan melaporkan balik pihak yang memfitnah saya melaporkan saya. Saya akan dengan sangat percaya diri karena saya tidak melakukan apapun, jadi saya akan menindaklanjuti," tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyayangkan sikap yayasan yang dinilai gegabah dalam mengambil langkah hukum tanpa verifikasi yang jelas.

"Karena memang pembantunya itu bermasalah dan yayasannya ini tidak tahu apa-apa sebenarnya dan menuduh-nuduh saya, dan akhirnya dia bikin laporan dan akan saya counter," tambah Erin lagi.

Guna menindaklanjuti langkah hukumnya, Erin menjadwalkan diri untuk mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan di kawasan Panglima Polim kemarin malam. Agenda utamanya adalah melaporkan dugaan pencemaran nama baik yang ia rasakan.

Erin menyerahkan sepenuhnya proses hukum ini kepada pihak kepolisian agar prosedur dapat berjalan sesuai aturan yang berlaku.

"Malam ini saya akan pergi ke Kapolres Jakarta Selatan di Panglima Polim. Saya akan melaporkan untuk tuduhan apa yang sudah mereka laporkan dan pencemaran nama baik. Ya, pencemaran nama baik saya," tutupnya mengakhiri pembicaraan.