Bagikan:

JAKARTA - Penyanyi Britney Spears sempat ditahan karena diduga menyetir dalam keadaan mabuk pada Rabu, 4 Maret di Ventura, Calif. Ia dibebaskan pada Kamis pagi, 5 Maret.

Pihak California Highway Patrol mengonfirmasi Britney Spears menyetir dalam kecepatan yang tinggi dan sempat tidak mendengar saat pemeriksaan kadar alkohol. Ia dianggap melanggar aturan California Vehicle Code dan ditahan di penjara Ventura.

Pihak Spears lalu mengeluarkan pernyataan yang berisi penyesalan mereka terhadap kabar tersebut. Mereka menyebut artis mereka bertanggung jawab kepada kasus yang ia jalani.

“Ini adalah insiden yang tidak beruntung dan tidak bisa ditolerir. Britney mengambil langkah yang tepat dan mematuhi aturan dan berharap ini bisa menjadi langkah perubahan yang terjadi di hidup Britney,” kata pihak Britney Spears melansir People.

Mereka juga menyebut “Dia sangat emosional dan menyesal pagi ini. Dia juga malu karena ini bisa mempengaruhi anak-anaknya.”

Beberapa saat setelah penangkapan, pihak Britney Spears menjelaskan anak-anaknya akan membantu Spears melewati masa sulit.

“Anak-anaknya akan menghabiskan waktu dengannya. Orang yang tersayang akan menyusun rencana untuk dirinya,” kata pihak tersebut.

Pada November 2025, mantan suaminya, Kevin Federline menjelaskan kedua anaknya masih berkomunikasi dengan Britney Spears dan mendukung sang ibu. Meski pun mereka tinggal terpisah, namun sang ayah mendukung hubungan anak-anak dengan ibu yang baik.

“Kami belum pernah bicara spesifik, tapi aku tahu dia bicara dengan anak-anak dan itu bagus,” kata Kevin Federline.