YOGYAKARTA -Ramadan selalu menghadirkan suasana yang berbeda di hati setiap Muslim. Selain memperbanyak ibadah, banyak dari kita mulai kembali menghidupkan sunnah dalam keseharian, termasuk dalam urusan makanan dan minuman. Salah satu minuman yang kerap disebut sebagai minuman favorit Rasulullah SAW adalah air nabeez.
Mungkin Anda pernah mendengar tentang air nabeez, tetapi belum benar-benar memahami apa itu air nabeez dan bagaimana cara membuatnya. Padahal, minuman yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan ini bisa diracik sendiri di rumah hanya dengan kurma atau kismis. Nah, artikel ini akan membahas apa itu air nabeez, manfaatnya untuk kesehatan, hingga cara membuatnya. Pastikan simak sampai akhir ya.
Mengenal Air Nabeez dan Manfaatnya untuk Kesehatan
Secara sederhana, air nabeez (atau nabidh) adalah air rendaman kurma atau kismis. Kurma yang sudah dibuang bijinya atau segenggam kismis direndam dalam air selama beberapa jam atau semalaman. Penting untuk dicatat, Anda tidak boleh mencampur kurma dan kismis dalam satu wadah yang sama.
Dalam sejumlah riwayat, air nabeez disebut sebagai minuman yang biasa disiapkan untuk Rasulullah SAW. Salah satunya diriwayatkan dalam hadis sahih yang tercantum dalam Sahih Muslim bahwa abeez disiapkan untuk Nabi Muhammad SAW dalam kantung airnya.
BACA JUGA:
Ada satu hal penting yang tidak boleh diabaikan. Air nabeez sebaiknya diminum dalam rentang 1-2 hari dan tidak lebih dari 2-3 hari. Jika dibiarkan terlalu lama, proses fermentasi akan terjadi dan minuman tersebut bisa berubah menjadi beralkohol.
Selain bernilai sunnah, air nabeez juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Minuman ini dikenal memiliki sifat alkalin atau membantu menyeimbangkan kadar keasaman tubuh. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi makanan dan minuman pembentuk alkali mendukung kesehatan tulang, menjaga massa otot, membantu proses detoksifikasi, hingga melindungi dari penyakit kronis.
Air nabeez juga kaya serat larut yang membantu memperlancar sistem pencernaan dan mendukung proses pembuangan sisa metabolisme. Tak heran jika minuman ini terasa ringan di perut dan cocok dikonsumsi saat sahur maupun berbuka.
Yang tak kalah penting, mengonsumsi air nabeez berarti kita sedang mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Ada nilai spiritual yang tak bisa diukur hanya dengan angka penelitian. Setiap tegukan menjadi pengingat akan kesederhanaan dan hidup sehat beliau.
Cara Membuat Air Nabeez
Kabar baiknya, cara membuat air nabeez sangat mudah dan tidak membutuhkan peralatan khusus. Dilansir dari ASCIA, Anda hanya perlu 3-5 butir kurma tanpa biji (kurma Ajwa sering disebut sebagai pilihan yang baik) atau segenggam kismis. Siapkan juga sekitar 250-350 ml air dan sebuah wadah atau gelas tertutup.
Masukkan kurma atau kismis ke dalam air, lalu rendam selama kurang lebih 8-12 jam. Anda bisa merendamnya pada malam hari untuk diminum saat sahur, atau pagi hari untuk dinikmati saat berbuka.
Setelah waktu perendaman selesai, airnya bisa langsung diminum. Kurma atau kismisnya boleh tetap di dalam air untuk satu kali isi ulang, atau bisa juga dimakan langsung maupun diolah menjadi smoothie sehat. Ingat, hindari menyimpannya lebih dari dua hari untuk mencegah fermentasi.
Sebagian orang menambahkan sedikit garam himalaya untuk tambahan elektrolit, atau setetes air zamzam untuk nilai spiritual. Namun pada dasarnya, resep aslinya sangat sederhana tanpa tambahan apa pun. Justru kesederhanaan itulah yang menjadi ciri khas minuman ini.
Air nabeez bisa diminum kapan saja, tetapi akan terasa sangat nikmat saat sahur dan iftar. Rasanya manis alami, tidak berlebihan, dan menyegarkan tenggorokan setelah berpuasa seharian. Sensasinya berbeda dibandingkan minuman manis kemasan yang tinggi gula tambahan. Selamat mencoba.
Selain pembahasan soal air nabeez, ikuti artikel-artikel menarik lainnya di VOI.ID. Agar tidak ketinggalan kabar terupdate follow dan pantau terus akun sosial media kami!